Berikut Tips Aman Bermain Kembang Api untuk Anak | Breaktime
Tips Aman Bermain Kembang Api Saat Puasa dan Lebaran
08.07.2015

Kembang api seakan-akan tidak bisa dipisahkan lagi dari gemerlapnya puasa Ramadan. Warna-warni kembang api yang cantik selalu memikat anak-anak untuk memainkannya. Meskipun kembang api tidak menimbulkan suara ledakan seperti petasan, permainan ini bisa berbahaya bila Anda ceroboh ketika memainkannya.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat menyalakan kembang api, berikut tips-tips aman yang bisa dilakukan.

Mainkan kembang api di luar ruangan
Mainkan kembang api di luar ruangan
  • Belilah kembang api legal yang terdapat nama perusahaan dan nomer izin beredarnya. Kembang api jenis ini umumnya telah lulus seleksi aman dan bebas dari zat-zat berbahaya yang memicu kebakaran.
  • Temanilah anak saat memainkannya. Seringkali anak tak tahu cara yang benar saat memegang kembang api atau menyalakannya. Untuk itu, Anda harus melakukan pengawasan di sampingnya.
  • Letakkan pada jarak yang aman. Meski terlihat begitu indah, usahakan untuk memberikan jarak yang cukup antara nyala kembang api dan pandangan mata agar percikan apinya tak melukai indera penglihatan.
  • Carilah tempat terbuka. Mainkan kembang api di tempat yang jauh dari benda-benda mudah terbakar dan tak terlalu ramai orang.
  • Bersihkan sisa kembang api. Setelah selesai bermain kembang api, usahakan untuk membersihkan sisa-sisanya dan kemudian di rendam dalam air baru kemudian dibuang.
  • Buang kembang api. Jika kembang api sudah tidak mau menyala atau ‘ngadat’, jangan memaksakan diri untuk memainkannya. Segera rendam ke dalam air dingin dan buang jauh-jauh agar tidak menimbulkan cidera.
  • Cuci tangan dengan sabun. Setelah bermain, cuci tangan pakai sabun agar racun atau zat berbahaya yang terdapat dalam kembang api tidak masuk ke dalam tubuh.

Itulah beberapa tips aman menyalakan kembang api bersama si Kecil. Euforia dengan menyalakan kembang api untuk menyambut datangnya puasa dan lebaran boleh saja, asal B’timers tahu cara-cara yang benar. Dengan begitu, berbagai hal buruk yang tidak diinginkan bisa lebih mudah diminimalisir.

Share This Article