Tingkatkan Kecerdasan Otak dengan Karya Seni? Why Not! | BREAKTIME
Tingkatkan Kecerdasan Otak dengan Karya Seni? Why Not!
27.03.2015

“Art washes away from the soul the dust of everyday life”

-Pablo Picasso-

Memang, tak semua orang dapat menjadi seperti Van Goghs ataupun Leonardo Da Vinchi. Namun, selama Anda memiliki hasrat yang begitu kuat untuk menciptakan sebuah karya seni, there’s nothing you can do about it!

Bila selama ini Anda enggan mencoba untuk membuat karya seni lantaran merasa tidak memiliki bakat, setidaknya B’timers harus pandai melihat manfaat unik apa yang bisa didapatkan ketika membuat karya seni bagi kesehatan otak.

Kaget? Yap, membuat karya seni ternyata bisa menghasilkan berbagai manfaat mengagumkan pada kemampuan daya pikir Anda, lho. Berikut manfaat unik karya seni pada kesehatan otak yang berhasil Breaktime rangkum:

Menstimulasi imajinasi

Bila selama ini Anda merasa sebagai orang yang cenderung analitis dan lebih banyak menggunakan otak kiri, membuat sebuah karya seni akan bantu untuk menstimulasi kreativitas dan daya imajinasi. Namun bagi Anda yang selama ini merasa lebih artistik dan banyak menggunakan kemampuan otak kanan, terus asah keterampilan yang telah dimiliki ini secara lebih baik.

Meningkatkan kecermatan

Leonardo da Vinci pernah berujar, “Painting embraces all the ten functions of the eye; that is to say, darkness, light, body and color, shape and location, distance and closeness, motion and rest.” Ya, ketika membuat karya seni, Anda akan benar-benar dintantang untuk menggunakan kecermatan pada semua unsur yang disebutkan da Vinci tersebut. Makin cermat Anda mengamati sifat unik dari setiap unsur, makin piawai pula Anda dalam menghasilkan karya seni yang mengagumkan.

Mengurangi stress

Melukis, menggambar, memotret, atau membuat karya seni lainnya benar-benar sebuah hobi yang sangat menenangkan bagi jiwa Anda. Melihat karya seni yang dibuat dengan segenap hati akan mendorong keluarnya hormon endorphin yang memicu rasa bangga dan bahagia atas pencapaian menakjubkan yang baru Anda buat. What else can make you happy than find out that you’re actually amazing in art?

Jadi tunggu apa lagi? Buang “doktrin” lama yang mengatakan bahwa membuat karya seni hanya ditujukan pada mereka yang berbakat. Selagi B’timers bertekad untuk bisa dan mau terus belajar, secara perlahan seni juga dapat tumbuh dalam jiwa dan memberikan banyak manfaat pada kesehatan otak. Try it now!

Share This Article