Tinggal Bersama Penderita Meningitis? Waspadalah! | BREAKTIME
Tinggal Bersama Penderita Meningitis? Waspadalah!
19.04.2015

Setelah heboh kabar meninggalnya artis papan atas Olga Syahputra dikarenakan meningitis, banyak orang yang penasaran tentang penyakit tersebut. Meningitis merupakan penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan kematian karena terjadinya peradangan selaput dan cairan yang mengelilingi otak. 

Gejala yang ditunjukkan penderita meningitis antara lain, sakit kepala, demam, tinggi, leher terasa kaku, mual, muntah, dan juga sensitif terhadap cahaya. Penyebab dari penyakit meningitis ini bisa saja akibat, virus, jamur, dan juga bakteri. Namun yang paling berbahaya dan bisa berujung pada kematian adalah yang disebabkan oleh bakteri. 

Bakteri penyebab meningitis antara lain Streptococcus pneumoniae (pneumococcus), Neisseria meningitidis (meningococcus), Haemophilus influenzae (haemophilus), dan juga Listeria monocytogenes (listeria). Jika salah satu bakteri tersebut sudah masuk ke dalam pembuluh darah, otak, dan saraf tulang belakang, maka kemungkinan untuk sembuh dari penyakit mematikan ini sangatlah kecil.

Masker, salah satu bentuk perlindungan diri dari penularan meningitis
Masker, salah satu bentuk perlindungan diri dari penularan meningitis

Bahayanya lagi, meningitis bisa ditularkan melalui udara jika penderitanya bersin atau batuk. Maka dari itu, Anda yang tinggal dengan penderita meningitis perlu memakai masker dan menghindari kontak fisik yang berlebihan untuk mencegah penularan. Selain itu, hindari juga bergantian memakai alat makan dengan penderita meningitis. Akan lebih baik jika penderita meningitis memakai sendok, garpu, sumpit, dan piring  khusus. 

Penularan ini sendiri bersifat tidak mutlak. Artinya, semakin rendah daya tahan tubuh Anda, maka semakin mudah pula tertular meningitis. Maka dari itu, memastikan tubuh tetap bugar dan membatasi interaksi dengan penderita meningitis menjadi langkah paling bijak untuk menghindari penularan penyakit satu ini.

Share This Article