Tidur Telanjang, Yes or No, B'timers? | Breaktime
Tidur Telanjang, Yes or No, B’timers?
03.02.2016

Tidur merupakan salah satu hal yang paling penting yang kita lakukan setiap malam. Dan mendapatkan waktu yang cukup untuk tidur akan memberikan manfaat yang tidak terhitung bagi Anda. Sebaliknya jika kurang tidur, kesehatan Andalah yang akan menjadi taruhannya, B’timers.

Pakaian apa yang biasanya Anda kenakan saat tidur? Apakah Anda tetap memakai kaos yang sudah sepanjang hari Anda kenakan? Pernahkah Anda mencoba tidur tanpa pakaian, B’timers? Sebenarnya, tidur telanjang, yes or no, sih?

1.Mencegah insomnia

Sebuah studi di Australia emnyimpulkan, bahwa penurunan suhu inti tubuh diperlukan agar dapat tidur. Jika Anda mengenakan piyama atau kaus kaki, resiko insomnia akan lebih tinggi. Karena tubuh tidak dapat melepaskan panas secara normal. Tidur telanjang dapat membantu Anda untuk tertidur lebih cepat.

2.Menjaga organ intim

Untuk kaum pria, tidur telanjang memungkinkan testis tetap pada suhu dingin. Hal ini membantu menjaga sperma Anda sehat dan sistem reproduksi berfungsi seperti biasa. Sedangkan bagi wanita, Anda bisa mencegah timbulnya infeksi jamur. Karena jamur akan tumbuh dalam keadaan hangat. Dengan tidur tanpa pakaian, pertumbuhan jamur dapat dicegah. Lalu, tidur telanjang, yes or no?

3.Mencegah penuaan

Berdasarkan sebuah penelitian, tidur merupakan waktu yang tepat untuk memicu pelepasan hormon pertumbuhan dan melatonin, yang sangat penting sebagai anti-aging alami. Dan dengan tidur telanjang, Anda akan tidur semakin nyenyak. Well, siapa yang tidak ingin memperlambat proses penuaan, B’timers?

4.Lebih bahagia dan bebas

Bayangkan saja betapa nyamannya berbaring di tempat tidur, tanpa celana dan bagi wanita mereka tidak perlu mengenakan bra yang membuat sesak. Perasaan itu akan membuat Anda tersenyum dan lebih bebas. Tidur telanjang memang terbukti dapat membantu orang menjadi pribadi yang lebih bahagia.

Tidur Telanjang, Yes or No, B'timers? | Breaktime
Bangun dengan perasaan bahagia

5.Mencegah penyakit kulit

Selama seharian beberapa bagian kulit tertutupi oleh lapisan pakaian, yang menyebabkan kulit manjadi lembab. Bahkan di musim panas sekalipun. Saat tidur seharusnya menjadi waktu bagi seluruh kulit untuk bernapas. Dengan tidur telanjang, Anda mengurangi resiko penyakit kulit, terutama di area kaki, ketiak, dan alat kelamin, B’timers.

Tapi tetap ada saat di mana Anda harus mengenakan piyama, terutama ketika udara dingin atau Anda sedang sakit, untuk membantu Anda tetap hangat. So, tidur telanjang, yes or no, B’timers? (NO)

Share This Article