Tantang Adrenalin Dengan Olahraga Esktrim, Iya atau Tidak? | Breaktime
Tantang Adrenalin Dengan Olahraga Esktrim, Iya atau Tidak?
30.09.2015

Extreme sport atau olahraga ekstrim akhir-akhir sedang digemari dan semakin menjadi gaya hidup para peminatnya. Bagi para penantang adrenalin, tentunya olahraga ini bisa jadi ‘surga’ tersendiri. Namun, tak sedikit pula masyarakat yang berpandangan bahwa olaharaga ini sebaiknya jadi pilihan terakhir. Well, yuk kenali jenis-jenis olahraga ekstrim berikut:

Mountain biking uji adrenalin lewati jalanan terjal
Mountain biking uji adrenalin lewati jalanan terjal

Bungee jumping

Olahraga ekstrim ini mengharuskan Anda lompat dari ketinggian mencapai puluhan bahkan ratusan meter. Tidak hanya itu saja, bila sensasi bungee jumping satu ini kurang menantang, B’timers bisa terjun sambil membawa sepeda ataupun benda lainnya.

Mountain biking

Mountain biking atau bersepeda di pegunungan dengan segala kelok dan liku yang tajam juga tak kalah menegangkan. Anda harus berkelok lincah saat menapaki jalanan sempit dari dan menjaga keseimbangan tubuh dari atas ketinggian sekian puluh meter.

Surfing

Surfing ataupun berselancar merupakan olahraga air yang paling banyak digemari saat ini. Olahraga satu ini memberikan Anda kesempatan untuk berhadapan langsung dengan ganas laut melalui kepiawaian Anda dalam meliuk lincah di atas boarding.

Pro dan kontra melakukan olahraga ekstrim

Mereka yang setuju untuk melakukan olahraga ekstrim ini berpendapat dengan melakukannya akan dapatkan manfaat kesehatan yang banyak. Melatih stamina dan kekuatan tubuh, melatih kedisiplinan mental, menghilangkan stres, bahkan melancarkan peredaran darah ke otak. Selain itu, ada juga yang berpendapat bahwa sejumlah olahraga ekstrim sangat baik untuk melatih keberanian orang yang takut akan ketinggian.

Namun mereka yang kurang setuju mengatakan bahwa, olahraga ekstrim ini memiliki risiko tinggi. Sebagai contoh, Jerome Charron tewas setelah melakukan bungee jumping 40 meter pada tahun 1998 di Ottawa, Ontario, Kanada. Hal tersebut bisa jadi dikarenakan kurangnya pengalaman dan pengamanan  alat-alat yang digunakan.

Nah, untuk masalah setuju atau tidak setuju dengan olahraga ekstrim ini, jawabannya tergantung pada Anda. Bila B’timers tetap ingin melakukannya, pertimbangkan segala resiko yang akan terjadi, periksa juga kesehatan, serta lakukan juga pemilihan waktu yang tepat. Namun jika tidak ingin melakukannya hal tersebut sah-sah saja tergantung pada Anda.

Share This Article