Simak Penyebab dan Cara Atasi LDL Tinggi! | Breaktime
Simak Penyebab dan Cara Atasi LDL Tinggi!
15.05.2017

Hayo B’Timers, sudahkah Anda mengecek kadar kolesterol Anda? Sesaat setelah Anda menginjak usia di atas 25 tahun, penting banget lho bagi Anda untuk mengawasi kadar kolesterol Anda. Bukan apa-apa, jika sampai kadar kolesterol Anda melonjak out of control Anda akan semakin terekspos bahaya dari berbagai macam penyakit, yang tidak main-main fatalnya. Hayo, bagi Anda yang masih membandel dengan tidak memeriksakan kadar kolesterol darah secara rutin, wajib nih baca dampak sekaligus cara mengatasi LDL tinggi berikut ini.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Bahan Herbal untuk Kolesterol ini Terbukti Ampuh

Sekilas, kolesterol memang sering digambarkan sebagai sesuatu yang sangat berbahaya dan tidak boleh sampai ada di dalam tubuh Anda. Padahal sebenarnya kolesterol dalam kadar tertentu sangat dibutuhkan oleh tubuh, lho. Lemak kolesterol, atau yang sering disebut dengan lemak LDL (low-density lipoproteins) berguna untuk membantu merawat sel-sel tubuh sehingga organ-organ tubuh Anda dapat berfungsi secara maksimal. Lemak kolesterol ini diproduksi secara alami oleh tubuh melalui organ hati, walaupun Anda juga bisa mendapatkan asupan lemak kolesterol ini dari makanan-makanan yang Anda konsumsi. Kira-kira apa sih maksud dari kadar LDL tinggi?

Tubuh Anda tidak dapat memecah dan melarutkan lemak kolesterol ini, sehingga oleh protein di dalam darah, lemak ini akan terus diedarkan ke seluruh tubuh. Apabila lemak kolesterol yang dibawa darah melebihi dari jumlah lemak yang dibutuhkan oleh tubuh, maka lemak tersebut akan menempel di dinding pembuluh darah arteri. Dalam kondisi tubuh yang normal, organ hati akan memproduksi jenis lipoprotein yang disebut dengan HDL yang berfungsi untuk mengangkut lemak LDL tersebut dari pembuluh arteri untuk kembali ke organ hati untuk diproduksi menjadi cairan empedu.

Simak Penyebab dan Cara Atasi LDL Tinggi! | Breaktime
LDL tinggi? Yuk, berantas dengan konsumsi ini

Akan tetapi, apabila terjadi gangguan dimana organ hati tidak dapat memproduksi cukup HDL atau kadar HDL di dalam tubuh jauh lebih rendah dibandingkan dengan lemak LDL maka lemak HDL tidak akan dapat mengangkut lemak jahat tersebut. Sebagai akibatnya, akan terjadi penumpukan lemak LDL di pembuluh darah arteri. Tumpukan lemak tersebut lama-kelamaan akan mengeras dan mengakibatkan pembuluh darah menjadi sempit. Peredaran darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh pun akan terhambat, bahkan bukan tidak mungkin akan terhenti sama sekali.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Kolesterol “Baik” Tidak Selalu Baik, Benarkah?

Padahal, untuk berfungsi secara optimal, organ-organ tubuh vital Anda membutuhkan kadar oksigen yang cukup lho, B’Timers. Jika pasokan oksigen tersebut terputus, bisa ditebak kan akhir ceritanya? Sel-sel yang ada di organ tersebut lambat laun pun akan melemah, dan jika dibiarkan saja maka dapat mengakibatkan sel-sel tersebut mati. Kemungkinan bahwa organ tubuh seperti organ jantung dan otak menjadi rusak permanen pun menjadi semakin besar. Hayo lho!

Siapapun memiliki potensi terkena kolesterol tinggi. Walaupun ada beberapa kategori yang most likely memiliki resiko mengalami lonjakan kolesterol tinggi. Beberapa di antaranya adalah penderita diabetes, orang-orang yang memiliki pola lifestyle yang tidak sehat; seperti memiliki kebiasaan merokok, terlalu sering mengkonsumsi makanan berminyak dan gorengan, serta orang yang hampir tidak pernah berolahraga. Selain itu, orang-orang yang memiliki garis riwayat penyakit jantung, serta orang dengan kelainan genetik, dimana organ hati memproduksi terlalu banyak lemak kolesterol juga memiliki resiko besar dibandingkan dengan orang lain.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Sederhana, Ramuan Penurun Kolesterol Yang Efektif

Cara terbaik untuk membantu menurunkan kadar LDL tinggi adalah dengan mengubah pola hidup Anda mulai dari sekarang.  Beberapa di antaranya adalah dengan menghindari makanan gorengan dan berminyak, memperbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan, rajin berolahraga, dan menjauhi kebiasaan merokok. Selain itu, pemeriksaan kadar kolesterol secara berkala juga sangat dibutuhkan untuk membantu Anda mengontrol kadar kolesterol dalam darah. Stay healthy, B’Timers! (dkp)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE