Simak Batas Aman Konsumsi Gula Berikut! | Breaktime
Simak Batas Aman Konsumsi Gula Berikut!
19.12.2016

Mengkonsumsi makanan-makanan dengan kandungan gula tinggi nampaknya merupakan hal yang sangat lumrah di tengah-tengah masyarakat modern. Kemanapun Anda pergi, dan apapun makanan yang Anda makan, rasanya kurang lengkap jika Anda belum memesan minuman seperti teh manis dan kopi atau menu pencuci mulut berupa es buah, es krim, atau hidangan-hidangan manis yang lain. Belum lagi dengan camilan manis yang Anda makan pada saat waktu luang atau saat nongkrong bersama teman-teman. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengenai batas aman konsumsi gula untuk tubuh? 

Baca juga : POTONG ASUPAN GULA DENGAN DIET GULA PALING AMPUH

Mengetahui batas aman konsumsi gula sangatlah penting, karena dengan mengawasi asupan gula yang masuk ke dalam tubuh, Anda dapat menghindarkan diri dari resiko terjangkit penyakit yang berkaitan dengan peningkatan gula darah seperti diabetes dan obesitas. Dan untuk mengetahui kadar konsumsi gula yang dibutuhkan oleh tubuh, tidak ada salahnya untuk mengetahui terlebih dahulu bahwa zat gula terdapat pada hampir seluruh makanan, bahkan makanan alami sekalipun.

Simak Batas Aman Konsumsi Gula Berikut! | Breaktime
Ingin diet sukses? Kurangi asupan gula olahan!

Walaupun demikian, bukan berarti lantas Anda harus menghindari hampir segala jenis makanan dengan kandungan gula tersebut karena dalam ilmu gizi zat gula dibedakan menjadi dua jenis; yaitu zat gula alami dan zat gula olahan. Zat gula alami adalah zat gula yang terdapat pada buah-buahan, madu, dan sayur mayur. Jenis gula ini termasuk jenis gula yang aman dikonsumsi oleh tubuh, gula alami juga terdapat pada nasi dan sumber makanan berkarbohidrat yang lain dan berfungsi sebagai sumber energi.

Sedangkan gula olahan adalah gula yang pada umumnya terbuat dari tebu atau jagung dan mengalami berbagai macam proses pengolahan dan tidak jarang ditambah dengan berbagai macam bahan kimia yang lain. Gula olahan memiliki kadar gula yang sangat tinggi sehingga dapat meningkatkan kadar gula dalam darah dan dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, beberapa dari antaranya adalah diabetes, obesitas atau kegemukan, berbagai macam penyakit kardiovaskuler, gangguan pada organ hati, dan mengakibatkan pengeroposan gigi .

Sayangnya, jenis gula yang sering beredar di masyarakat adalah jenis gula olahan. Dan tidak jarang produk makanan dan minuman yang mengandung gula olahan tersebut lebih disukai karena rasanya yang lebih manis dan harga yang lebih murah. Tidak jarang, Anda akan menemukan lebih dari satu jenis gula yang terdapat di dalam makanan dan minuman olahan. 

Baca juga : CARA MINUM TEH TANPA GULA UNTUK MANFAAT MAKSIMAL!

Lalu, bagaimanakah cara terbaik untuk mengetahui batas konsumsi gula apabila Anda mengalami kesulitan dalam menghindari produk makanan dan minuman berpengawet tersebut? Sayangnya tidak ada patokan yang jelas mengenai kontrol terhadap pasokan konsumsi gula, terutama gula olahan. Akan tetapi, jika Anda mengambil perhitungan kasar Anda dapat berpedoman pada panduan yang diberikan oleh organisasi American Heart Association (AHA) mengenai konsumsi gula maksimum yang dapat Anda konsumsi dalam satu hari, dengan perincian berikut:

  • Untuk Anda yang berjenis kelamin pria, batas konsumsi gula per harinya dibatasi hingga 150 kalori, atau sebanyak 9 sendok teh; sedangkan
  • Untuk Anda yang berjenis kelamin wanita, batas gula olahan yang dapat Anda konsumsi per-harinya adalah sebesar 100 kalori per hari atau sebanyak 6 sendok teh.

Demikianlah informasi mengenai batas aman konsumsi gula dalam satu hari. Semoga membantu Anda dalam menjalankan program diet serta untuk meraih hidup sehat dan umur yang berkualitas ya, B’Timers! (dkp)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE