Simak Apa Saja Penyebab Sakit Kepala Belakang | Breaktime
Simak Apa Saja Penyebab Sakit Kepala Belakang
08.04.2017

Semua orang dalam tiap masa hidupnya pasti paling tidak pernah menderita sakit kepala setidaknya beberapa kali. Tapi hanya sedikit orang yang menganggap gejala tersebut sebagai sesuatu yang serius, karena memang kebanyakan sakit kepala akan menghilang dengan sendirinya, no big deal! Akan tetapi, bagaimana dengan sakit kepala belakang?Apakah sakit kepala bagian belakang yang Anda derita merupakan awal dari sebuah kabar buruk?

Berbeda dari sakit kepala biasa, banyak orang yang langsung paranoid begitu mereka menderita sakit kepala belakang. Berbagai skenario mengerikan seperti tumor atau gegar otak mungkin terlintas di benak Anda, dan percayalah Anda tidak sendirian. Tapi jangan panik dulu, B’Timers. Karena ternyata penyebab dari sakit kepala bagian belakang pun cukup beragam.

Baca juga: UPS, HAL KECIL INI BISA SEBABKAN SAKIT KEPALA, LHO!

Rasa sakit yang diderita di bagian belakang kepala Anda bisa jadi disebabkan oleh postur tubuh yang jelek, atau cedera di bagian leher. Sakit kepala yang disebabkan oleh penyebab di atas disebut dengan Cervicogenic Headache, yang pada umumnya (tapi tidak selalu) menyerang orang-orang yang berusia sepuh.

Penyebab lainnya adalah migraine. Sakit kepala sebelah ini terbukti menyebabkan 40% dari penderitanya merasakan rasa sakit di bagian belakang kepala mereka. Untungnya, rasa sakit tersebut dapat diatasi dengan resep obat-obatan dari dokter.

Dan terkadang, penyebab dari munculnya rasa sakit sangatlah sepele. Brain freeze, atau sensasi kepala terasa berdenyut dan tidak jarang disertai oleh rasa sakit ini seringkali menimpa Anda yang meminum minuman dingin atau melahap es krim terlalu cepat. Kebanyakan orang merasakan rasa sakit kepala di bagian dahi, namun tidak jarang ada beberapa orang yang merasakan rasa sakit tersebut di bagian belakang kepala. 

Simak Apa Saja Penyebab Sakit Kepala Belakang | Breaktime
Awas! Sakit kepala belakang bisa berakibat fatal!

Rasa sakit di kepala bagian belakang juga bisa disebabkan oleh lingkungan sekitar atau keadaan fisik  sebagai stimulusnya. Contohnya, bagi Anda yang tidak terlalu terbiasa berada di tempat tinggi, menaiki jembatan dengan ketinggian yang lumayan menyeramkan bisa membuat Anda menderita rasa sakit di bagian belakang kepala.

Baca juga: LEBIH WASPADA! INI PENYEBAB SAKIT KEPALA SEBELAH

Selain itu, batuk-batuk juga dapat mengakibatkan rasa sakit di bagian belakang kepala. Sayangnya hingga kini masih belum ada penelitian yang dapat menjelaskan bagaimana batuk dan rasa sakit kepala tersebut berhubungan. One thing is certain, bahwa gejala sakit di bagian belakang kepala akibat batuk benar-benar terjadi pada sebanyak 35% responden.

Cedera otot leher, seperti whiplash injury ternyata juga dapat berkontribusi terhadap rasa sakit di bagian belakang kepala? Apakah Anda baru saja mengalami kecelakaan mobil dimana Anda didiagnosis terkena whiplash injury? Rasa sakit yang disebabkan oleh cedera otot leher ini pada umumnya dirasakan mulai dari bagian leher atau pundak, yang kemudian menjalar hingga bagian belakang kepala.

Akan tetapi tidak dapat dihindari bahwa rasa sakit di bagian belakang kepala juga bisa jadi merupakan pertanda dari penyakit gawat yang harus dengan segera mendapatkan pertolongan medis. Salah satunya adalah tumor otak. Salah satu gejala terdapatnya tumor di organ otak adalah timbulnya rasa sakit di bagian belakang otak. Namun di kebanyakan kasus, gejala ini tidak terlalu dirasakan oleh beberapa penderita.

Baca juga: 6 CARA AMPUH REDAKAN SAKIT KEPALA TANPA PERLU KE DOKTER

Rasa sakit di bagian belakang kepala juga bisa jadi merupakan gejala umum dari penyakit hyperthyroidism. Penderita yang terkena penyakit yang disebabkan oleh kelainan autoimun ini pada umumnya mengeluh sakit di bagian belakang dari kepala mereka.

Dan masih banyak sekali penyebab dari timbulnya rasa sakit kepala belakang lho, B’Timers. Nah, mengingat ada banyak sekali penyebab dari sakit kepala bagian belakang ini, ada baiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter apabila rasa sakit tersebut terus berlanjut. (dkp)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE