Siapakah Menteri Kesehatan Pertama Pendiri PMI di Indonesia? | Breaktime
Siapakah Menteri Kesehatan Pertama Pendiri PMI di Indonesia?
30.05.2015

Inilah Menteri Kesehatan Pertama di Indonesia

Kesehatan menjadi isu yang sangat berpengaruh di dalam sebuah negara. Bagaimana negara tersebut bisa mengelola kesehatan masyarakat dengan baik, dan melaksanakan pemerataan kesehatan bagi seluruh negeri. Di sini, pemerintah jelas memegang peranan vital, B’timers. Sama halnya dengan di negara kita, Indonesia.

Masalah kesehatan tentu berkaitan erat dengan hubungan sosial. Untuk menyatukan keduanya, dibentuklah organisasi Palang Merah Indonesia atau PMI yang menjadi wadah bagi masyarakat khususnya pergerakan di bidang sosial kemanusiaan. Dibentuk pada 1945, hingga kini telah ada 33 PMI Daerah di tingkat propinsi dan kurang lebih 408 PMI Cabang di tingkat kota atau kabupaten seluruh Indonesia.

Kesamarataan bagi setiap orang menjadi prinsip yang dipegang, Palang Merah Indonesia tidak memihak golongan, suku, agama dan ras tertentu. Dan, Palang Merah Indonesia mengutamakan korban yang paling membutuhkan pertolongan segera. Palang Merah Indonesia juga kita kenal aktif dalam kegiatan donor darah. Nah, di balik peran pentingnya bagi dunia kesehatan Indonesia, tahukah Anda siapa pendiri PMI yang sekaligus merupakan Menteri Kesehatan pertama di Indonesia?

Ya, beliau adalah Boentaran Martoatmodjo, Menteri Kesehatan pertama pada masa Kabinet Presidensial. Tokoh kelahiran Purworejo ini memegang masa jabatan hanya dalam tiga bulan, yakni mulai 19 Agustus 1945 hingga 14 November 1945. Beliau kemudian digantikan oleh Darma Setiawan sebagai Menteri Kesehatan ke dua dalam Kabinet Presidensial.

(Baca juga: Benarkah Olahraga Malam Tak Baik Untuk Kesehatan?)

Palang Merah bergerak aktif menanggulangi masalah kesehatan dan bencana
Palang Merah bergerak aktif menanggulangi masalah kesehatan dan bencana

Selama masa jabatannya, Boentaran Martoatmodjo mendirikan Palang Merah Indonesia atas perintah Presiden Soekarno. Dibantu panitia yang terdiridari lima dokter, yakni Dr. R. Mochtar, Dr. Bahder Djohan, Dr. Marzuki, Dr. Sitanala dan Dr. R. M. Djoehana Wiradikarta, PMI berdiri pada 17 September 1945. Ya, Djoehana Wiradikarta adalah salah seorang dokter dalam panitia pembentukan PMI.

PMI sendiri memegang teguh komitmen terhadap kemanusiaan untuk memperbaiki hajat hidup masyarakat Indonesia, serta aktif dalam penanggulangan bencana. Sudah sepatutnya kita mengapresiasi jasa bapak Menteri Kesehatan pertama yang telah mendirikan PMI ya, B’timers.

Share This Article