Serba-serbi Sakit Kepala Sebelah | Breaktime
Serba-serbi Sakit Kepala Sebelah
23.10.2017

Berdasarkan hasil riset World Health Organization, sakit kepala sebelah atau yang banyak disebut dengan migrain merupakan salah satu dari 20 gangguan medis yang paling melumpuhkan. Terjadi pada salah satu sisi kepala saja, migrain biasa berlangsung selama 4 hingga yang paling ekstrem ialah 72 jam non-stop.  Tak hanya menimbulkan sensasi ketidaknyamanan pada kepala, sakit kepala sebelah juga semakin parah apabila Anda menggerakkan tubuh terutama bagian kepala. Terdapat berbagai penyebab sakit kepala sebelah, mulai dari yang ringan hingga parah dan berujung fatal apabila dibiarkan begitu saja.

Sensasi tak nyaman hingga denyut nyeri berkepanjangan saat terjadinya migrain juga bisa diiringi dengan rasa sakit di berbagai area pada kepala dan leher Anda. Migrain bisa terasa di berbagai sisi kepala bahkan menimbulkan rasa nyeri pada leher, rahang, hingga kedua mata. Migrain bisa berupa sakit kepala biasa yang bisa hilang dengan sendirinya atau menjadi gejala yang mengiringi berbagai penyakit lainnya. Kombinasi dari pengaruh lingkungan hingga faktor genetik bisa menjadi akar penyebab migrain, termasuk dua pertiga kasus migrain yang cenderung diturunkan dalam keluarga. Perubahan hormon juga bisa menjadi penyebab timbulnya migrain, misalnya pada pada sebagian besar remaja laki-laki sebelum masa pubertas dan lebih banyak wanita dewasa daripada pria dewasa.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Obat Penurun Berat Badan dari Herbal dan Bumbu

B’timers yang sudah biasa mengkonsumsi obat pereda sakit kepala setiap kali mengalami migrain bahkan memiliki kecenderungan untuk mengalami frekuensi pusing sebelah yang lebih intens. Gejala yang disebut juga dengan medication overuse headache atau rebound headache tersebut berpotensi muncul apabila Anda menggunakan obat sakit kepala lebih dari 2 hingga 3 hari dalam seminggu. Rasa nyeri di kepala tersebut dapat muncul hampir setiap hari sejak pertama kali Anda bangun tidur di pagi hari. Berbagai jenis kandungan obat sakit kepala yang dapat menyebabkan migrain berulang ialah aspirin, acetaminophen, ibuprofen, oxycodone, tramadol, maupun caffeine. 

Serba-serbi Sakit Kepala Sebelah | Breaktime
Aneka bahan penyedap buatan pada makanan seperti MSG dan aspartam

Migrain secara umum dapat disebabkan oleh gaya hidup hingga tekanan emosional yang Anda rasakan. Saat tertekan, tubuh B’timers akan melepaskan senyawa kimia tertentu yang membuat otot Anda tegang dan mengubah pola peredaran darah, yang pada akhirnya menyebabkan migrain. Kurang tidur hingga gangguan tidur seperti insomnia dan obstructive sleep apnea  juga dapat berpengaruh terhadap timbulnya sakit kepala sebelah. Migrain pada akhirnya juga dapat menyebabkan gangguan tidur sehingga keduanya menjadi gangguan yang saling berbelit tiada henti apabila tidak lekas ditangani. Masalah yang menyerang otot di bagian leher serta konsumsi obat pereda rasa sakit tertentu juga dapat menyebabkan migrain, demikian juga dengan infeksi sinus. B’timers sebaiknya melakukan pemeriksaan khusus kepada dokter apabila sakit kepala sebelah Anda diiringi oleh berbagai gejala lainnya. Berbagai gejala seperti leher kaku, demam, tubuh lemas, pandangan ganda hingga kabur, nyeri pada pelipis, rasa sakit yang meningkat ketika Anda batuk atau bergerak sebaiknya diwaspadai dan ditangani dengan pemeriksaan khusus berupa tes darah, CT scan, maupun MRI scan.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Ini Yang Terjadi Saat Menggosok Lidah Teratur!

Asupan makanan Anda sehari-hari juga bisa menjadi salah satu faktor eksternal yang memicu timbulnya sakit kepala sebelah, mulai dari jenis makanan yang dikonsumsi, jarak antar waktu makan, hingga keseimbangan nutrisi yang Anda makan. Sakit kepala pada dasarnya dapat disebabkan oleh segala gangguan pada stabilitas tubuh, salah satunya dari makanan. Beberapa orang tertentu rawan mengalami migrain ketika mengalami penurunan gula darah akibat melewatkan waktu makan maupun berpuasa. Uniknya, migrain juga dapat disebabkan oleh makan es krim maupun makanan dingin lainnya, namun bisa hilang seketika setelah berhenti makan.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Lebih Sehat Mana, Tidur Dengan Atau Tanpa Bantal?

Beberapa makanan yang dapat memicu timbulnya migrain ialah aneka makanan yang mengandung bahan penyedap buatan seperti MSG dan aspartam, minuman beralkohol, alpukat, pisang yang terlalu matang, keju yang terlalu lama disimpan, olahan fermentasi kedelai, kacang, coklat, hingga aneka olahan daging sapi, unggas, dan babi. Selain terkenal dapat mengobati sakit kepala, minum kopi dan aneka sumber asupan kafein lainnya juga dapat menimbulkan migrain apabila dikonsumsi berlebihan. Meski hingga kini penyebab migrain secara umum masih belum diketahui pasti, migrain dipercaya disebabkan oleh gangguan medis pada syaraf dan pembuluh darah di otak. Oleh karena itu, untuk mengurangi potensi timbulnya sakit kepala sebelah, B’timers bisa menerapkan gaya hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, istirahat cukup, serta olahraga teratur. (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE