Serangan Asma? Jangan panik Begini Penanganannya | Breaktime
Serangan Asma? Jangan panik! Begini Penanganannya
27.12.2016

B’timers, apakah Anda memiliki kerabat atau sanak famili yang menderita penyakit asma? Bila iya, apakah Anda sudah paham betul dengan penanganan yang harus dilakukan ketika penderita asma sedang mengalami kambuh? Ketika kondisi seperti ini tengah terjadi, biasanya Anda justru lebih mendahulukan rasa panik akibat tidak tahu-menahu soal tindakan yang harus diambil. Padahal, Anda seharusnya diwajibkan untuk segera mengambil langkah yang cepat nan tepat agar sang penderita tak mengalami serangan yang fatal. Pasalnya, otot yang menegang dan mengejang di bagian saluran paru-paru menyebabkan saluran udara menjadi sempit. Alhasil, penderita merasakan rasa sesak yang hebat di bagian dada dan tak mampu untuk bernafas secara leluasa.

Nah, para penderita asma memang tak bisa menghindari serangan asma yang bisa datang kapan saja dan dimana saja. Namun begitu, skenario ini dapat diperpendek durasi waktunya apabila Anda tahu langkah apa saja yang harus dilakukan kala sang penderita asma sedang kambuh atau mengalami serangan. Tentu saja, seorang penderita asma akan kesulitan untuk menolong dirinya sendiri ketika serangan terjadi. Oleh karena itu, Anda adalah kunci yang berperan menyelamatkan sang penderita dari kambuhnya sang asma yang membahayakan. So, simak langkah pertolongan pertama serangan asma ini secara seksama.

Pertama, Anda harus jeli dalam mengenali kondisi dan pemicu serangan asma pada sang penderita. Kedua hal ini berfungsi sebagai indikator tingkat keparahan serangan asma penderita sekaligus menjadi penentu untuk langkah selanjutnya. Ada beberapa faktor penyebab kambuhnya asma seseorang, yakni bisa akibat asap rokok, alergi tertentu, hingga kondisi tubuh yang tidak fit. Setelah mendeteksi faktor-faktor tersebut, Anda wajib tahu juga apakah sebelumnya penderita sempat batuk-batuk hebat atau bahkan sulit untuk berbicara.

Lalu, hilangkan rasa panik Anda. Sebaliknya, Anda harus bisa menenangkan penderita dan menuntunnya untuk bernafas secara teratur dan perlahan-lahan. Meski tidak mudah, Anda harus berupaya untuk mengarahkan sang penderita dalam mengambil dan menghembuskan nafas secara lebih tenang.

Langkah berikutnya, Anda harus sigap dalam mencari keberadaan alat pernafasan inhaler atau obat asma tertentu yang biasa dikonsumsi oleh sang penderita. Biasanya, Anda dapat menemukannya di bagian dalam kantong baju atau tas penderita. Sembari mencari, Anda harus tetap memberikan arahan pada sang penderita dalam bernafas secara tenang dan perlahan-lahan.

Serangan Asma? Jangan panik Begini Penanganannya | Breaktime
bantu penderita dalam menghirup inhaler

Bila sudah ketemu, Anda bisa mulai memberikan inhaler atau obat tersebut pada sang penderita. Namun begitu, sebelumnya pastikan kembali apabila posisi duduk penderita asma sudah sangat rileks dan nyaman. Anda pun sangat dianjurkan untuk membantu penderita dalam meminum obat atau menghirup inhaler agar penderita tidak tersedak dan sebagainya.

Selesai mendapatkan pertolongan obat atau inhaler, Anda tetap wajib memantau keadaan sang penderita. Bila keadaan penderita justru semakin memburuk hingga bahkan tak sadarkan diri, maka yang harus anda lakukan adalah segera membawanya ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih profesional. Namun apabila tidak memungkinkan, Anda bisa menelepon ambulans dan seraya menunggu kedatangan pihak medis, Anda tetap bertugas mengawasi sang penderita sekaligus memberikan instruksi pernafasan secara terus-menerus.

Langkah pertolongan pertama serangan asma akan sangat penting untuk diketahui dan diingat meski Anda tak memiliki kerabat atau sanak famili penderita asma, B’timers. Pasalnya, siapa tahu Anda akan berpapasan dengan siapa saja yang tiba-tiba terkena serangan penyakit asma tersebut. (kps)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE