Seluk Beluk Miom yang Mengancam Kesuburan Wanita | Breaktime
Seluk Beluk Miom yang Mengancam Kesuburan Wanita
05.11.2015

Di antara berbagai jenis penyakit, apakah B’timers akrab dengan informasi seputar miom? Well, miom atau mioma merupakan keberadaan gumpalan daging pada sel otot rahim yang tumbuh secara abnormal. Selanjutnya, daging tersebut berkembang membentuk tumor jinak.

Penyebab miom

Kemunculan miom besar kaitannya dengan produksi hormon estrogen yang dihasilkan oleh ovarium. Biasanya, miom akan muncul ketika B’timers berusia 30 hinga 50 tahun. Saat mengalami menopause, miom akan mengecil dengan sendirinya karena kadar estrogen dalam tubuh juga sudah menurun.

Seluk Beluk Miom yang Mengancam Kesuburan Wanita | Breaktime
Sakit berlebihan saat menstruasi bisa jadi gejala miom

Gejala miom

Umumnya, hanya sedikit wanita yang bisa mendeteksi keberadaan miom sejak awal. Ini ditandai dari adanya gejala seperti:

  • Masa menstruasi terasa sakit berlebihan
  • Rasa  tak nyaman dan sakit saat berhubungan seksual
  • Sering buang air kecil
  • Mengalami konstipasi
  • Bermasalah dengan kehamilan

Untuk mendapatkan bukti medis, Anda perlu melakukan pemeriksaan ginekologi atau pemindaian ultrasonografi (USG). Dengan begitu, ukuran dan usia miom bisa diketahui dengan baik dan segera dilakukan pengobatan yang tepat.

Seluk Beluk Miom yang Mengancam Kesuburan Wanita | Breaktime
Konsumsi obat generic bisa bantu sembuhkan miom

Pengobatan medis

Pengobatan biasanya hanya dilakukan pada miom yang menunjukkan sejumlah gejala. Umumnya, dokter akan memberikan pil KB yang berfungsi untuk menghambat sel telur agar tidak dilepaskan dari ovarium dan mencegah kehamilan.

Selain itu, ada pula levonorgestrel intraurine system (LNG-IUS) yang mana ini adalah sebuah alat berbahan plastik yang diletakkan di dalam rahim. Alat ini berfungsi untuk mengeluarkan hormon progesteron, khususnya levonorgestrel secara perlahan-lahan. Dengan begitu, dinding rahim akan jadi lebih tipis dan pendarahanpun jadi lebih sedikit.

Namun, bila B’timers masih berharap dapat hamil setelah miom disembuhkan, dokter akan memberikan asam traneksamat. Selain itu, ada pula obat anti inflamasi non steroid (OAINS) yang mampu mengurangi pendarahan. Obat ini menghasilkan senyawa prostaglandin yang mampu meredakan rasa sakit, terlebih ketika menstruasi.

Operasi miom

Sayangnya, pada beberapa kasus, miom tak bisa diatasi hanya dengan konsumsi obat-obatan semata. Tindakan medis lanjutan seperti operasi kerap kali ditempuh untuk mengembalikan kesehatan Anda seperti sediakala, salah satunya bedah histerokopi.

Ini merupakan prosedur mengangkat miom melalui vagina dengan menggunakan peralatan operasi kecil. Meski begitu, operasi ini tidak memerlukan penyayatan sama sekali sehingga relatif aman untuk dilakukan bagi B’timers yang masih ingin punya keturunan.

Selain itu, jangan lupa pula untuk menjaga gaya hidup sehat dan pikiran yang bebas dari stres, ya. Sebab, konsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet dan adiktif bisa memicu kemunculan miom. Begitu pula dengan meningkatnya kadar hormon kortisol akibat stres yang memicu miom atau gangguan kompleks kesehatan lainnya. (vsc)

Share This Article