Sebab-Sebab Seseorang Menguap, Apa Sajakah? | Breaktime
Sebab-Sebab Seseorang Menguap, Apa Sajakah?
07.01.2016

Ketika mulai merasa lelah, apa yang biasa Anda lakukan tanpa sadar? Yups, menguap! Tapi, apakah hanya setiap mengantuk saja, kita menguap? Anda mungkin pernah mendengar atau membaca, bahwa jika kita menguap berarti tubuh kekurangan oksigen. Benarkah demikian?

Sering merasa jengkel ketika orang yang Anda ajak bicara terus menguap? Well, Anda akan berpikir mungkin dia tidak tidur nyenyak semalam. Tapi, menguap bisa jadi merupakan tanda mereka sedang bosan dengan suasana di sekitar, lho.

Kebenaran teori tentang menguap

Menguap memang merupakan pertanda kita mengantuk, bosan, atau karena orang di dekat Anda menguap. Tapi terkadang kita menguap begitu saja tanpa alasan yang jelas. Banyak orang yang mendengar teori bahwa menguap berarti otak membutuhkan asupan oksigen. Hal itu tidaklah sepenuhnya benar.

Seperti komputer yang memerlukan waktu  cooling down untuk menurunkan suhu dari overheating. Demikian juga dengan tubuh kita. Otak pun akan otomatis memerintah kita untuk menguap, demi menurunkan suhu tubuh.

Sebab-Sebab Seseorang Menguap, Apa Sajakah? | Breaktime
Melihat orang lain tersenyum akan membuat kita ikut tersenyum

Menguap itu menular

It’s true! Salah satu penelitian menunjukkan beberapa video, yang memperlihatkan sekitar 50 % dari orang ikut menguap ketika melihat salah satu di antara mereka menguap. Dan hal yang sama juga terjadi pada hewan!

Menguap dapat menular ternyata bukan merupakan reaksi aneh, menurut Robert Provine, seorang psikolog dan professor dari University of Maryland. Seperti ketika melihat seseorang tersenyum, Anda pasti akan ikut tersenyum pula. Hal itulah yang menjelaskan mengapa kita menguap, bahkan di saat tidak merasa lelah.

Dan yang lebih mengejutkan lagi, menguap ternyata lebih menular di antara teman dekat. Berdasarkan penelitian, jika seseorang memiliki hubungan darah atau emosi dengan orang lain, akan lebih gampang tertular, lho.

Tanda dari suatu penyakit

Terlalu sering menguap meskipun tidak lelah, sementara tidak ada seorangpun di sekitar kita yang menguap, bisa berarti ada sesuatu yang salah di tubuh Anda, B’timers. Bagi beberapa orang, kebanyakan menguap merupakan reaksi yang disebabkan saraf vagus, yang dapat mengindikasikan masalah pada jantung. Pada kasus lain, hal itu juga mengindikasikan sejumlah masalah di otak kita.

Rata-rata orang menguap selama 6 detik

Mungkin tidak pernah ada penelitian ilmiah tentang hal ini,. Namun untuk banyak orang rata-rata menguap selama 6 detik. Dan selama itu pula detak jantung meningkat secara signifikan. Pada 2012, penelitian menunjukkan perbedaan dari tubuh orang antara sebelum dan sesudah menguap. Dari sana ditemukan adanya perubahan psikologis di tubuh kita. Hal yang berbeda tidak ditemukan ketika kita hanya menarik napas panjang.

Nah, sekarang kita jadi tahu manfaat menguap ya, B’timers. Selain sebagai bentuk ekspresi tubuh tentang lingkungan sekitar, juga dengan menguap tubuh akan merasa jauh lebih rileks. (NO)

Share This Article