Sakit Kepala Belakang, Sepele tapi Mengganggu | Breaktime
Sakit Kepala Belakang, Sepele tapi Mengganggu
24.10.2017

Terdapat berbagai jenis sakit kepala yang banyak dikenal di dunia medis dan hampir pasti pernah diderita oleh semua orang. Mulai dari nyeri kecil hingga gangguan membandel yang bertahan awet, sakit kepala seringkali muncul tak terduga dan tanpa penyebab yang pasti. Mekanismenya yang masih misterius hingga kini seringkali menimbulkan kesalahan diagnosis karena tak jarang sakit kepala pada bagian tertentu menunjukkan gejala penyakit lainnya yang cenderung fatal. Tension headache atau sakit kepala belakang merupakan salah satu jenis sakit kepala yang paling banyak terjadi di antara jenis-jenis lainnya.

Sakit kepala belakang biasanya bermula dari bagian dasar tengkorak yang menjalar hingga leher. Otot tegang pada serangkaian otot occipital yang terletak di bagian dasar tengkorak merupakan penyebab utama sakit kepala belakang pada sebagian besar penderita. Empat pasang otot tersebut bertanggung jawab sepenuhnya terhadap pergerakan kecil antara tengkorak serta ruas tulang punggung pertama dan kedua di tulang leher Anda. Mata lelah, masa adaptasi saat pertama kali mengenakan kacamata baru, posisi bekerja sehari-hari yang tidak ergonomis, teeth grinding atau gerakan mengerat pada gigi saat tidur, postur tubuh bungkuk, hingga trauma kepala merupakan beberapa faktor yang memicu timbulnya sakit kepala belakang.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Serba-serbi Sakit Kepala Sebelah

Sakit kepala belakang akibat otot occipital yang terasa nyeri seringkali menyerupai tali-temali yang mengikat kuat di sekeliling kepala dan berpusat di bagian belakang. Tegangan otot tersebut juga dapat menyebabkan tekanan pada syaraf di bagian dasar tengkorak, hingga memicu rasa sakit di seluruh bagian kepala dan menjalar hingga ke mata. Sebelum Anda terbiasa mengkonsumsi obat pereda nyeri maupun pereda sakit kepala, ada baiknya Anda melakukan berbagai tips sederhana untuk meringankan gejala sakit kepala belakang. Karena rasa sakit di dasar tengkorak seringkali berkaitan dengan gangguan pada mata, B’timers sebaiknya melakukan pemeriksaan ke optik terdekat. Bisa jadi Anda diam-diam memiliki rabun jauh atau pertambahan minus pada kacamata.

Sakit Kepala Belakang, Sepele tapi Mengganggu | Breaktime
Posisi meja kerja yang ergonomis berpengaruh dalam mencegah sakit kepala belakang

Pernahkah Anda mengamati bagaimana Anda bekerja sehari-hari? Apakah postur tubuh dan penempatan benda-benda di sekitar meja kerja Anda cukup ergonomis dan mendukung postur tubuh yang ideal? Layar komputer yang sejajar dengan pandangan mata merupakan hal sederhana yang dapat mengurangi potensi timbulnya sakit kepala belakang. B’timers juga bisa menata dokumen dalam document holder tegak di samping komputer untuk mengurangi gerakan yang dapat mengganggu kinerja otot occipital. Apabila posisi duduk Anda membelakangi pintu kubikel sehingga perlu memutar badan berulang kali untuk melihat siapa yang masuk, Anda bisa meletakkan cermin yang menghadap pintu untuk memudahkan pandangan Anda.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Obat Penurun Berat Badan dari Herbal dan Bumbu

Apakah postur tubuh B’timers sehari-hari cenderung membungkuk? Biasakan duduk dan berjalan tegak dengan arah pandangan lurus ke depan. Untuk latihan postur yang lebih serius, Anda bisa mengikuti kelas yoga, pilates, maupun tai chi sekaligus untuk melatih keseimbangan dan kebugaran tubuh. Apabila kesalahan postur tubuh Anda terasa parah dan susah diperbaiki, Anda bisa menjajal untuk melakukan konsultasi kepada physical therapist, chiropractor, atau movement therapist untuk mendapatkan sesi terapi dan latihan fisik yang dijamin akan mengembalikan postur tubuh ideal Anda.

Selain mengatur postur tubuh, B’timers juga bisa mengatasi gejala sakit kepala belakang secara alamai tanpa obat-obatan dengan berbagai treatment berikut ini. Pertama, Anda bisa menempelkan hot pack atau koyo selama 15 hingga 20 menit di bagian pundak maupun leher yang terasa tegang. Tips lainnya, Anda juga bisa memanfaatkan dua buah bola tenis yang dimasukkan ke dalam kaos kaki lalu diikat erat. Selanjutnya, berbaringlah terlentang dan letakkan kaos kaki berisi bola tenis tadi sebagai alas kepala Anda. Tekanlah kepala Anda ke arah bola tenis lalu goyangkan kepala Anda ke arah depan-belakang dan kanan-kiri selama beberapa menit.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Ini Yang Terjadi Saat Menggosok Lidah Teratur!

Selain berbagai teknik ringan tersebut, Anda juga bisa meminta orang lain untuk memberikan pijatan di area tengkuk dan bahu Anda untuk mengurai otot yang tegang dan meredakan sakit kepala belakang. Semoga sakit kepala Anda lekas sembuh ya, B’timers! (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE