Sakit Jantung, Yani Libels Meninggal! Kenali Gejalanya! | BREAKTIME
Sakit Jantung, Yani Libels Meninggal! Kenali Gejalanya!
25.03.2015

Dunia tanah air kembali berduka lantaran kehilangan salah satu musisi terbaik, Yani Libels. Pria yang sebelumnya menggawangi grup vokal Trio Libels bersama dengan Ronny Sianturi dan Edwin Manangsang ini secara mengejutkan meninggal dunia pada hari Rabu pagi, 25 Maret 2015.

Kepergian Yani yang tiba-tiba tersebut tak pelak membuat banyak pihak kaget dan bertanya-tanya perihal penyebab meninggalnya laki-laki kelahiran tahun 1964 tersebut. Menurut sejumlah rekan terdekatnya seperti Ruth Sahanaya, pria yang memiliki nama asli Yanni Djunaedi ini diperkirakan meninggal akibat mengalami serangan jantung.

Ya, penyakit yang satu ini memang sering muncul tiba-tiba dan dalam kondisi tertentu dapat mengakibatkan risiko fatal yang berujung pada kematian. Untuk itu, perlu bagi Anda untuk mengetahui sejak dini gejala-gejala apa saja yang dapat mengantar pada penyakit serangan jantung. 

Seorang pakar kardiologi dari Cleveland Clinic, David Frid menuturkan “The more risk factors you have, the higher the likelihood that a symptom means something is going on with your heart.” Nah, apa sajakah gejala penyakit serangan jantung yang perlu Anda waspadai sejak dini? Yuk, intip ulasan menarik yang berhasil disajikan oleh Breaktime berikut ini:

Cemas

Serangan jantung pada awalnya ditandai dengan munculnya rasa cemas berlebih atau merasa sangat ketakutan akan kematian. Pasien yang selamat dari penyakit ini sering berkisah tentang pengalamannya saat merasakan ajal seolah di depan mata.

Dada tak nyaman

Adanya nyeri pada dada merupakan gejala klasik penyakit serangan jantung. Salah satu dekan penelitian di University of Arkansas for Medical Sciences College of Nursing di Little Rock menuturkan bahwa ini adalah gejela nomor 1. 

Sakit di beberapa tubuh

Selain adanya nyeri pada bagian dada, rasa nyeri ini pada umumnya juga akan menjalar pada bagian bahu, lengan, punngung, leher, rahang, atau bagian perut. Rasa nyeri ini juga dapat datang dan pergi begitu saja.

Batuk terus-menerus

Batuk terus-menerus atau adanya bunyi desahan yang tak kunjung berhenti juga bisa menjadi gejala gagal jantung. Hal ini menandakan adanya cairan yang terkumpul dalam paru-paru. Tak jarang, orang yang menderita gejala ini batuk disertai dahak berdarah.

Pusing

Serangan jantung juga dapat ditandai dengan kepala yang terasa ringan dan kehilangan kesadaran. Hal inilah yang kemudian dapat menjurus pada ritme detak jantung yang tak beraturan dan dikenal dengan istilah arrhythmias.

Nah, bila sebelumnya Anda juga memiliki riwayat menderita penyakit jantung, ada baiknya lima gejala di atas patut diwaspadai agar kesehatan tetap tertolong. Jangan lupa pula untuk selalu menjaga pola makan sehat dan lakukan pula olahraga rutin agar kesehatan jantung selalu terjaga. Selamat jalan, Yani Libels, semoga segala amal baik selama ini diterima di sisi-Nya.

 

Share This Article