Pernah Rasakan Ini Saat Terbang? Ini Jawabannya! | Breaktime
Pernah Rasakan Ini Saat Terbang? Ini Jawabannya!
17.09.2017

Pernahkah B’timers merasakan sesuatu yang aneh ketika sedang naik pesawat terbang? Rasa tidak nyaman sering dialami oleh seseorang yang sedang naik pesawat, apalagi jika Anda baru pertama kali naik pesawat. Hal-hal seperti telinga yang tiba-tiba minim pendengaran atau pinggang belakang yang terasa menggelikan hanyalah sebagian efek samping yang dirasakan. Efek samping ini terjadi karena kita berada di ketinggian 35.000 kaki di udara.

Nyatanya, ada banyak hal lain yang Anda rasakan ketika sedang terbang. Mulai dari hal yang paling aneh sampai dengan hal yang bisa dinalar secara ilmiah. Penasaran, kan? Simak yuk beberapa hal yang terjadi pada tubuh selama Anda naik pesawat terbang.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Cara Merawat Rambut Rontok ala Hijabers
Pernah Rasakan Ini Saat Terbang? Ini Jawabannya! | Breaktime
Hal-hal aneh yang terjadi pada tubuh saat naik pesawat

Rasa kantuk yang tak tertahankan

Efek nyata pada tubuh ketika mulai take off salah satunya adalah rasa kantuk yang tak tertahankan. Tak hanya kantuk, biasanya juga ada yang mengalami sakit kepala. Hal ini dikarenakan tekanan oksigen yang rendah di kabin pesawat. Tekanannya setara dengan 6000 sampai 8000 kaki ketinggian. Tingkat oksigen penumpang akan turun sebesar 4%. Ini akan menjadi kekhawatiran pada seseorang yang memiliki masalah jantung dan paru-paru. Oleh karena itu, perbanyak minum air putih dan hindari alkohol ataup kafein.

Pernah mengalami kaki yang bengkak?

Duduk di tempat yang sempit selama beberapa jam akan sangat mempengaruhi aliran darah ke seluruh tubuh. Itulah yang menyebabkan kaki jadi bengkak ketika turun dari pesawat. Penggumpalan darah tersebut disebut dengan deep vein thrombosis (DVT). Saat sedang berada di dalam pesawat, darah di kaki tertekan dan alirannya pun juga melambat. Oleh karena itu, lakukan gerakan stretching beberapa kali di bagian kaki untuk membantu mencegah penumpukan darah di kaki.

Selalu merasa haus

Tahukah Anda bahwa udara yang Anda hirup di kabin sebenarnya berasal dari luar? Nah, udara di ketinggian memiliki kelembaban yang sangat sedikit. Itulah mengapa Anda akan merasa sangat dehidrasi saat berada dalam pesawat. Oleh karena itu, perbanyak minum air putih dan menggunakan obat tetes mata untuk mencegah mata kering.

Pernah Rasakan Ini Saat Terbang? Ini Jawabannya!

Dorongan untuk buang angin

Selama terbang, rasa kembung akan mengalami peningkatan sampai 25%. Ini terjadi karena ketika berada di ketinggian, tekanan di luar akan terus turun dan gas yang terperangkap di dalam rongga tubuh akan semakin membesar. Salah satunya adalah gas yang ada di dalam usus. Itulah yang menyebabkan rasa kembung dan dorongan untuk buang angin.

Masalah pada telinga yang sering dialami oleh penumpang

Ketika gas di dalam usus bertambah, secara otomatis juga akan mempengaruhi telinga. Efek perubahan tekanan udara juga akan berpengaruh pada telinga. Biasanya telinga akan merasa sakit dan berdengung. Untuk membuat telinga terasa normal, Anda bisa mengunyah permen karet. Cara lainnya adalah dengan menutup hidung dan mulut, sehingga udara akan dipaksa melalui tabung Eustachius ke telinga.

Masalah pada mulut, gigi, dan indera pengecap

Mulut akan mengering, kadar air liur yang menekan bakteri akan berkurang sehingga muncul bau mulut. Selain itu, perubahan gas juga akan mempengaruhi gigi yang berlubang. Oleh karena itu, sebaiknya tidak melakukan penerbangan jika Anda mengalami sakit gigi. Anda juga bisa minum obat penghilang rasa sakit atau berkonsultasi dengan dokter.

Pernah Rasakan Ini Saat Terbang? Ini Jawabannya!

Sebuah studi dari Lufthansa menemukan bahwa persepsi makanan manis dan asin akan turun hingga 30% saat perjalanan udara. Beberapa maskapai pun menambahkan rasa manis atau asin lebih banyak pada makanan mereka. Anda juga bisa banyak mengonsumsi air untuk mengaktifkan kembali selera Anda.

Tidak mudah tertular penyakit

Risiko terkena penyakit dari pesawat terbang sebenarnya sangat rendah karena ada filter HEPA. Udara di kabin bertukar lebih sering daripada di bangunan industri, sekolah, atau rumah. Pola penyaringan dan sirkulasi juga mengurangi risiko infeksi udara di pesawat terbang dari penumpang dibandingkan dengan lingkungan di darat.

Ternyata itulah fakta di balik hal-hal aneh yang sering kita alami saat naik pesawat terbang. Solusi terbaiknya adalah perbanyak minum air putih untuk membuat normal keadaan saat naik pesawat terbang. (vpd)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE