Permen Karet Tertelan? Ini Akibatnya! | Breaktime
Permen Karet Tertelan? Ini yang Terjadi dalam Tubuh
17.03.2016

Saat kecil, Anda sering mendengar orangtua melarang menelan benda yang tidak seharusnya, kan, B’timers? “Jangan telan biji jeruk, nanti tumbuh pohon di perutmu!”, larangan seperti itu terdengar cukup mengerikan bagi anak kecil. Lalu, bagaimana dengan cerita konyol tentang permen karet yang menempel di saluran pencernaan kita selama bertahun-tahun. Anda masih ingat itu, B’timers?

Dampak dari menelan permen karet

Permen karet telah dikenal manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Orang pada zaman Neolitik mengunyak kulit pohon birch tar, untuk menjaga kesehatan gusi mereka. Dan pada tahun 1860, permen karet dibuat dari getah pohon. Tapi kemudian karena keterbatasan bahan utama pembuatnya, orang pun menggunakan karet untuk permen karet. Wajar jika tubuh mengalami kesulitan mencernanya.

Permen Karet Tertelan? Ini Akibatnya! | Breaktime
Tekstur permen karet yang lengket

Apa yang terjadi ketika kita menelan permen karet?

Sebenarnya usus kita memiliki enzim khusus yang dapat mengubah karbohidrat dan protein  menjadi molekul yang lebih kecil. Dan diungkapkan oleh Mark Larson, seorang gastroenterologist di Mayo Clinic, enzim pencernaan perut Anda tidak dapat memecah zat karet dari permen karet. Namun tubuh telah memecah gula dan bahan lainnya ketika Anda mengunyahnya. Substansi karet yang tertelan langsung melalui sistem pencernaan yang akan dikeluarkan melalui kotoran.

Ditambahkan oleh Anish Sheth, seorang ahli pencernaan dan penulis buku What’s Your Poo Telling You? atau Apa yang Dikatakan Kotoran tentang Anda?, permen karet tidak akan mengendap sampai bertahun-tahun lamanya di dalam perut Anda. Paling tidak permen karet akan keluar dalam tiga hari.

Jadi, meskipun permen karet dirancang untuk dikunyah dan tidak ditelan, umumnya tidak berbahaya jika Anda menelannya, B’timers. Namun, tetap harus diperhatikan seberapa banyak Anda menelan permen karet, ya. Dan, bagi anak kecil, ini tetap tidak dianjurkan. So, Anda masih takut usus akan melekat karena permen karet, B’timers? (NO)

Share This Article