Pergi ke Laut Bisa Sembuhkan Asma, Masa Iya Sih? | Breaktime
Pergi ke Laut Bisa Sembuhkan Asma, Masa Iya Sih?
24.05.2015

Masa Iya Sih? Liburan ke Pantai Itu Bisa Menyembuhkan Asma?

Ketika bicara soal penyakit asma, ada banyak sekali mitos yang berkembang di masyarakat. Beberapa di antaranya memang bisa dijelaskan dengan akal sehat, tapi tak sedikit pula yang tak lebih dari sekedar mitos dan tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Gejala asma sendiri umumnya ditandai dengan napas berat yang bersuara, batuk yang susah berhenti, napas pendek tersengal-sengal, serta dada sesak yang terkadang disertai dengan rasa nyeri.

Sementara itu, salah satu mitos yang banyak berkembang tentang penyembuhan gejala asma adalah dengan pergi ke laut. Dalam acara bincang-bincang memperingati Hari Asma Dunia 2010 yang berlangsung di Hotel Akmani, Jakarta, dr. Faisal Yunus, Ph.D., Sp.P. (K) mengungkap bahwa mitos ini memang ada benarnya. (Baca juga: Tips Efektif Hilangkan Bau Mulut Saat Puasa)

Menurut Prof. Faisal, mitos tersebut memang ada benarnya lantaran udara di laut memang lebih bersih dibandingkan udara di perkotaan. Bersihnya angin laut inilah yang disinyalir bagus bagi penderita asma.

Menghirup segarnya udara laut bisa sembuhkan asma
Menghirup segarnya udara laut bisa sembuhkan asma

Sebenarnya, udara di pegunungan juga bersih, namun cuacanya yang cenderung dingin seringkali justru memicu serangan asma lebih lanjut. Inilah mengapa mitos pergi ke laut untuk meredakan asma lebih gencar beredar di masyarakat daripada pergi ke gunung.

Selain itu, mitos bahwa berenang dapat menyembuhkan penyakit asma juga ada benarnya. Pertama, renang melatih dada, perut, bahu, dan pundak B’timers untuk bergerak lebih optimal. Ke dua, uap udara permukaan air kolam yang tak kering baik untuk pernapasan penderita asma.

Lalu, adakah tanda-tanda bahwa asma mulai terkontrol bila pergi ke laut atau berenang? Berdasarkan panduan dari Global Initiative for Asthma (GINA), asma dikatakan terkontrol bila memenuhi kriteria berikut:

Tidak pernah atau jarang mengalami gejala harian (maksimal 2 kali/minggu)

Tidak pernah terbangun karena asma

Jarang menggunakan obat peleka (maksimal 2 kali/minggu)

Dapat melakukan aktivitas dan latihan fisik secara normal

Hasil tes fungsi paru-paru normal atau mendekati normal

Tak pernah mengalami serangan asma

Nah, bila B’timers memang saat ini tengah menderita penyakit asma, tidak ada salahnya bila di akhir pekan nanti meluangkan waktu sejenak untuk berkunjung ke pantai dengan udara segar yang masih bersih, bukan?

Share This Article