Penyebab Sakit Demam Naik-Turun | Breaktime
Penyebab Sakit Demam Naik-Turun
16.08.2017

Demam merupakan salah satu gejala bahwa tubuh manusia sedang terserang infeksi. Bakteri dan virus penyebab infeksi dapat berkembang dengan baik ketika tubuh sedang berada pada suhu 37,1 derajat Celcius. Demam atau peningkatan suhu tubuh merupakan pertanda bahwa tubuh Anda tengah berperang melawan virus dan bakteri penyebab infeksi tersebut. Anak kecil dapat dikatakan mengalami demam ketika suhu tubuh lebih dari 37,2 derajat Celcius, sedangkan demam pada orang dewasa ialah di atas 37,2 – 37,5 derajat Celcius. B’timers tidak perlu khawatir ketika terserang demam karena pada umumnya suhu tubuh akan menurun dan kembali normal setelah istirahat beberapa hari atau setelah mengkonsumsi obat penurun panas. Namun bagaimana apabila suhu tubuh kembali tinggi setelah demam reda?

Meski merupakan gejala umum pada kondisi tubuh yang tengah melemah, demam juga bisa jadi gawat lho, B’timers! Demam yang datang dan pergi merupakan gejala terjangkitnya beberapa penyakit membahayakan dan dapat berujung kematian apabila diabaikan. Bisa jadi anggota keluarga Anda sembuh dari demam lalu kambuh lagi pada hari berikutnya. Apabila terjadi demam naik-turun seperti ini, segeralah periksakan ke dokter dan lakukan uji laboratorium untuk mengetahui penyebab sakit demam yang naik-turun tersebut.

Tifus atau yang dikenal juga dengan nama ilmiah typhoid merupakan penyakit demam parah yang mendadak timbul. Disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang tertelan oleh penderita, wabah tifus ini rentan menular dengan mudah, terutama di daerah dengan sanitas buruk dan keterbatasan akses air. Selain demam naik-turun, tifus seringkali disertai oleh rasa lemas di tubuh, sakit perut, konstipasi, maupun sakit kepala. Gejala tifus lainnya yang tak begitu sering terjadi ialah diare dan muntah. Beberapa penderita tifus juga mengalami ruam kemerahan di sekujur tubuh.

Berbagai gejala tersebut akan mulai timbul setelah 7-14 hari sejak terjadinya infeksi. Demam tinggi 39 hingga 40 derajat Celcius pada tifus biasanya memiliki pola naik-turun selama beberapa hari. Gejala tifus dapat bertambah parah dan berisiko menimbulkan komplikasi fatal apabila tidak segera ditangani.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Benarkah Asam Lambung Penyebab Sakit Menelan?

Selanjutnya, terdapat demam berdarah yang juga menunjukkan gejala demam yang datang dan pergi. Sebagai salah satu penyakit penyebab sakit demam naik-turun, demam berdarah rupanya sering kali disalah artikan sebagai penyakit tifus lho! Memiliki gejala yang serupa dengan tifus seperti tubuh menggigil dan bintik kemerahan di kulit, demam berdarah juga diiringi dengan gejala khas berupa nyeri otot dan sendi, pendarahan ringan, serta rasa sakit bagian belakang mata. 

Penyebab Sakit Demam Naik-Turun | Breaktime
Jangan sepelekan gejala demam yang naik-turun tak menentu

Disebabkan oleh infeksi virus dengue akibat gigitan nyamuk aedes aegypti, demam pada penyakit demam berdarah muncul dalam pola naik-turun menyerupai pelana kuda, yang mampu mencapai puncak 40 derajat Celcius atau lebih. Selain demam, berbagai gejala tersebut akan mulai muncul 4 hingga 6 hari setelah terjadi infeksi dan berlangsung selama 10 hari. Penyakit ini sering terjadi di berbagai negara tropis, khususnya pada saat musim hujan. Apabila tidak segera ditindaklanjuti, demam berdarah bisa merenggut nyawa penderita dalam hitungan hari.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Hal Yang Harus Dilakukan Ketika Anak Demam

Selain demam berdarah, penyakit lain yangs erring dijumpai di negara tropis ialah malaria. Ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles yang terinfeksi, penyakit malaria juga menunjukkan gejala demam naik-turun, di samping gejala yang menyerupai flu, seperti sakit kepala dan tubuh berkeringat, hingga muntah, diare, dan nyeri otot. Demam naik-turun pada malaria dapat terjadi dalam siklus 24 hingga 72 jam, tergantung pada jenis parasit yang menginfeksi. Demam, rasa lelah, dan banjir keringat tersebut akan berlangsung selama 6-12 jam sebelum reda lalu kembali naik. Meski suhu tubuh telah menurun, penderita perlu waspada dan tidak boleh banyak beraktivitas karena terdapat risiko terjadinya fluktuasi demam.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Tips-Tips Menurunkan Demam Tinggi Anak

Penyakit lain yang menjadi penyebab sakit demam naik-turun yang cukup kronis ialah meningitis alias radang selaput otak. Radang yang menyerang membran yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang ini disebabkan oleh berbagai bakteri dan virus, yang paling berbahaya ialah virus herpes simpleks. Meningitis dapat disembuhkan total apabila lekas ditangani, namun dapat juga semakin parah hingga menimbulkan kematian apabila gejala demamnya dibiarkan begitu saja.

Semoga penjelasan tersebut menghilangkan keraguan B’timers untuk segera menangani gejala demam naik-turun yang Anda alami ya! (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE