Pembengkakan Kepala, Apakah Selalu Merupakan Tumor? | Breaktime
Pembengkakan Kepala, Apakah Selalu Merupakan Tumor?
25.05.2015

Penyebab Pembengkakan Kepala

Tumor dalam ilmu medis didefinisikan sebagai terbentuknya neoplasma yang dilatar belakangi oleh regenerasi sel yang tidak wajar. Sedangkan orang awam mengartikannya dengan pertumbuhan jaringan sel liar yang membentuk benjolan atau pembengkakan yang tidak wajar di bagian tubuh. (Baca juga: Posisi Tidur Yang Benar)

Pembengkakan ini bisa terjadi di mana saja di seluruh bagian tubuh, baik itu di pergelangan tangan, kaki, dahi, dan juga kepala. Lalu, apakah setiap pembengkakan yang terjadi di bagian kepala merupakan tumor? Yuk gali informasi menariknya di sini.

Nyeri di leher merupakan salah satu gejala pseudotumor cerebri
Nyeri di leher merupakan salah satu gejala pseudotumor cerebri

Ternyata oh ternyata B’timers, pembengkakan yang terjadi di kepala tidak selalu tumor, lho. Ada juga penyakit lainnya yang disebut dengan pseudotumor cerebri. Pseudotumor cerebri sendiri adalah terjadinya peningkatan tekanan intrakranial yang berada di dalam tulang tengkorak tanpa adanya sebab yang jelas. Secara umum gejalanya sebagai berikut:

  • Mual, muntah, dan juga pening
  • Penglihatan kabur
  • Terjadi nyeri di leher, bahu, dan juga punggung
  • Photopsia atau seperti melihat kilauan cahaya padahal tidak ada apa-apa
  • Telinga berdenging bersamaan dengan detak jantung
  • Mengalami kebutaan sementara selama beberapa detik saja
  • Memiliki kesulitan untuk melihat ke arah samping
  • Diplopia atau penglihatan ganda

Penderita penyakit satu ini bisa datang dari berbagai usia, bisa terjadi pada anak-anak hingga dewasa. Selain itu penyakit ini juga bisa menyerang wanita ataupun pria. Namun, kebanyakan kaum Hawa yang memiliki berat badan berlebih dan sedang usia produktif lebih besar kemungkinannya untuk terserang Pseudotumor cerebri. 

Wanita yang obesitas memiliki resiko terkena pseudotumor lebih besar daripada yang memiliki berat badan normal. Selain itu bagi Anda yang sedang dalam pengobatan medis, upayakan untuk tidak mengonsumsi obat-obatan yang mengandung hormon pertumbuhan, tetracycline dan vitamin A secara berlebihan. 

Penyebab munculnya pseudotumor cerebri ini belum ditemukan secara pasti. Namun, beberapa pendapat mengatakan bahwa pseudotumor cerebri dikaitkan dengan kelebihan jumlah cairan cerebrospinal yang berada di dalam tulang tengkorak. 

Ternyata seperti itu ya B’timers. Pembengkakan yang terjadi di kepala tak selalu mengarah pada  tumor. Maka dari itu, jika terjadi ketidakwajaran terhadap tubuh Anda, segeralah untuk general check-up agar bisa dilakukan penanganan medis dengan cepat.

Share This Article