Pakai Bra Saat Tidur, Sehat Nggak, Sih? | Breaktime
Pakai Bra Saat Tidur, Sehat Nggak, Sih?
28.08.2015

Mungkin beberapa dari B’timers sekalian pernah mendengarkan atau membaca tentang mitos-mitos terkait dengan penggunaan bra saat tidur. Ada yang menyebutkan bahwa memakai bra saat tidur dapat membuat payudara lebih kencang sampai menimbulkan risiko penyakit kanker. Benarkah demikian? Yuk, intip mitos dan fakta terkait pemakaian bra saat tidur berikut ini:

Mitos :

Tidur mengenakan bra, membuat payudara tetap kencang

Fakta:

Menurut Dr. Amber Guth, seorang Profesor, dokter bedah sekaligus Direktur dari Breast Cancer Surgery di NYU Medical Center, tidak ada bukti medis atau penelitian terkait yang dapat menjelaskan kebenaran tentang pemakaian bra saat tidur pada kencangnya payudara.

“Tidur dengan mengenakan bra hanya membuat peredaran darah di daerah payudara tidak begitu lancar. Kendur atau kencangnya payudara disebabkan banyak faktor, salah satunya adalah gaya gravitasi bumi,” jelas Guth.

Mitos:

Melepas bra saat tidur, dapat menyebabkan payudara lebih besar

Tidur dengan menggunakan bra dipercaya bantu bikin payudara lebih kencang
Tidur dengan menggunakan bra dipercaya bantu bikin payudara lebih kencang

Fakta:

Menurut Dr. Arthur Perry, MD, melepas bra saat tidur tidak membuat payudara lebih besar. Ada proses penurunan payudara saat wanita sedang tidur, selama kurang lebih 8 jam lamanya, yang disebut dengan istilah ptosis.

Proses ini berkaitan dengan gaya gravitasi, ukuran dan waktu. Menurutnya, seiring dengan umur, elastisitas kulit sekitar payudara akan berkurang karena sistem pendukung kolagen alami kulit melemah dan membuat kulit sulit kembali kencang.

Maka, bagi wanita yang memiliki payudara dengan cup A hingga D tak perlu khawatir. Mereka tetap bisa tidur dengan menggunakan bra efek dari tarikan gaya gravitasi tidak merusak kekencangan dan bentuk payudara.

Mitos:

Tidur memakai bra, menyebabkan kanker payudara

Fakta:

Menurut Dr. Amber Guth, tidak ada hubungan langsung antara tidur dengan mengenakan bra dan kanker payudara. Bahkan menurutnya, sampai sekarang tidak ada bukti baik secara medis atau penelitian lainnya yang dapat dijadikan sebagai pendukung mitos tersebut.

Hanya saja, pemakaian bra dengan kawat memang akan menghambat saluran lymphatic yang berfungsi sebagai saluran pengurasan racun dalam tubuh. Dengan terhambatnya saluran ini, maka dikhawatirkan akan terjadi penggumpalan racun yang memicu munculnya kanker.

Jadi B’timers, belum tentu semua yang Anda dengar atau baca dari mana pun itu benar adanya. Bisa jadi hanya sebuah mitos yang tidak memiliki kredibilitas kebenarannya.

Share This Article