Amati Gejala Tak Terduga saat Terserang Kanker Usus | Breaktime
Mungkinkah Anda Terkena Kanker Usus? Amati Gejala Berikut!
30.07.2015

Penyakit kanker umumnya mudah dikenali dengan adanya benjolan pada sekitar anggota tubuh. Namun, hal ini tak bisa berlaku sepenuhnya pada kanker usus. Penyakit satu ini tergolong cukup sulit untuk dideteksi sejak awal. Akan tetapi, sejumlah ciri-ciri berikut dapat dijadikan sebagai penanda cukup efektif tentang kemungkinan B’timers terkena kanker usus atau tidak. Yuk, simak ulasan lengkapnya!

Perut kembung

Banyak  pasien kanker usus besar yang menuturkan bahwa sebelum divonis kanker usus stadium II B, sering merasa kembung. Baru setelah dilakukan biopsi, diketahui bahwa positif terkena kanker.

Masalah buang air besar

Coba B’timers amati, apakah akhir-akhir ini Anda sering mengalami masalah seperti diare atau sembelit? Meski kondisi ini tidak selalu menjurus pada kanker usus, bila intensitas Anda mengalami hal ini cukup sering, bisa jadi tengah terjadi masalah serius pada usus.

Adanya darah pada tinja

Adanya darah pada tinja bisa menjadi penanda utama akan adanya kanker usus maupun jenis kanker lainnya, lho. Umumnya, darah ini akan diikuti dengan tekstur tinja penderita yang lebih panjang dan tipis.

Sering anemia

Kepala sering pusing karena anemia bisa jadi gejala kanker usus
Kepala sering pusing karena anemia bisa jadi gejala kanker usus

Keseringan mengeluarkan darah saat buang air besar tentu akan membuat tubuh kekurangan darah. Kondisi inilah yang akan membuat Anda sering merasa anemia meski tak terlalu banyak beraktivitas. Umumnya, kepala akan terasa pusing, tubuh lemas dan warna kulit juga akan jadi lebih pucat.

Penurunan berat badan

Selain itu, kebanyakan penderita kanker usus juga kerap mengalami penurunan berat badan secara drastis sekalipun mereka tidak sedang menjalani diet.

Lalu bagaimanakah cara penanganan penyakit ini? Seorang ahli bedah usus di Rumah Sakit Mount Elizabeth, dr. Teoh Tiong Ann menganjurkan untuk menjalani tindakan medis seperti operasi, kemoterapi, dan radioterapi.

Bagi B’timers yang belum terjangkit penyakit ini, Anda bisa melakukan tindakan pencegahannya mulai sekarang dengan mengurangi konsumsi makanan berlemak tinggi. Beralihlah ke gaya hidup sehat dengan mengonsumsi sayuran yang kaya akan serat untuk memperbaiki kerja sistem pencernaan.

Share This Article