Mitos dan Obat herbal untuk keputihan | Breaktime
Mitos dan Obat herbal untuk keputihan
11.08.2017

Keputihan jadi satu hal yang paling sering dialami oleh wanita. Daerah kewanitaan memang sensitif. Keputihan sendiri disebabkan oleh jamur yang membuat area Miss V jadi tidak nyaman. Tak heran jika banyak wanita yang berusaha mengobati keputihan dengan berbagai cara. Mulai dari menggunakan obat herbal untuk keputihan sampai dengan memeriksakannya ke dokter.

Keputihan sendiri terdiri dari dua macam, pertama adalah keputihan normal atau fisiologis dan keputihan tidak normal atau yang biasa disebut dengan patologis. Keputihan sering terjadi pada saat masa subur wanita, sebelum dan sesudah menstruasi. Tapi, karena berbagai persepsi yang timbul tentang keputihan, akhirnya muncul mitos-mitos yang seharusnya tidak dipercayai. Mitos yang seperti apa, sih? Lalu bagaimana fakta sebenarnya seputar keputihan?

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Kontak Lens Lebih Nyaman Dari Kacamata, Apa Iya?

Anda mengalami masalah kewanitaan

Sebenarnya belum tentu. Keputihan bisa terjadi pada semua wanita pada masa subur. Keputihan adalah hal yang wajar. Kecuali jika Anda mengalaminya secara terus-menerus, menimbulkan rasa gatal, dan rasa terbakar.

Bau amis saat keputihan berarti ada masalah dengan sistem reproduksi?

Ada banyak alasan mengapa timbul bau tidak sedap saat keputihan. Itu semua tergantung dengan apa yang Anda konsumsi. Warna dan konsistensi keputihan pun juga tergantung pada makanan. Oleh karena itu, Anda harus banyak mengonsumsi makanan sehat.

Warna keputihan juga memiliki masalah serius pada kewanitaan

Sama halnya dengan menstruasi, warna keputihan juga tidak bisa jadi patokan masalah kewanitaan. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, seperti hormon, siklus reproduksi, diet, konsumsi obat, dan konsumsi jenis makanan.

Keputihan sebagai tanda keadaan Miss V sedang kotor

Seperti yang dikatakan, bahwa keputihan itu normal. Bahkan bisa juga menjadi pelumas. Keputihan yang normal mengandung bakteri baik yang mampu menjaga vagina dari infeksi. Hanya saja, kembali lagi jika Anda merasakan gatal dan rasa terbakar. Sebaiknya langsung konsultasikan ke dokter.

Mitos dan Obat herbal untuk keputihan | Breaktime
Akar bayam bisa jadi obat herbal untuk keputihan
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Rawat Miss V Dengan Obat Tradisional Keputihan

Itulah beberapa mitos tentang keputihan yang berkembang di masyarakat. Daripada pusing, sebaiknya cari tahu saja obat herbal untuk keputihan. Jika memang Anda mengalami keputihan yang berlebih atau cenderung tidak normal.

Daun sirih sudah dikenal sejak lama sebagai obat ampuh mengatasi keputihan. Khasiatnya bahkan juga sangat baik untuk berbagai jenis penyakit lainnya. Daun sirih mengandung antibakteri, antiseptik, dan zat eugenol yang merupakan obat bagi keputihan. Bahkan daun sirih juga mampu menghilangkan bau tak sedap.

Caranya mudah, Anda hanya perlu merebus beberapa lembar daun sirih. Kemudian diamkan beberapa jam hingga air rebusan dingin. Setelah itu, gunakan air rebusan daun sirih untuk mencuci area Miss V. Lakukan secara rutin hingga Anda merasa terbebas dari gangguan keputihan.

Selain daun sirih, Ladies juga bisa menggunakan akar mawar. Ambil akar mawar dalam kondisi bagus. Kemudian cuci hingga benar-benar bersih. Setelah itu, rebus akar mawar yang telah dibersihkan dan minum air rebusan sebanyak satu kali setiap hari. Ini ampuh untuk membersihkan keputihan dari dalam.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Keputihan Anda Normal? Inilah Gejala Keputihan!

Akar bayam juga mampu mengatasi keputihan. Fungsinya sebagai antibakteri dan mampu menyembuhkan infeksi dalam vagina. Anda bisa mengolahnya menjadi jus dan minum sebanyak dua kali dalam sehari.

Kini Ladies tak perlu khawatir jika mengalami keputihan. Ada banyak obat herbal untuk keputihan yang bisa Anda gunakan. Jika dirasa tidak normal, segera konsultasikan ke dokter. (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE