Mimisan? Jangan Panik, Lakukan Hal Ini! | Breaktime
Mimisan? Jangan Panik, Lakukan Hal Ini!
28.09.2015

Nosebleed atau disebut juga dengan mimisan adalah peristiwa wajar yang pasti pernah dialami semua orang. Usia yang rentan mengalami mimisan adalah 5 tahun sampai remaja. Saat seseorang sudah memasuki usia dewasa, mimisan yang sering dialami bisa jadi merupakan tanda sebuah penyakit.

Mimisan disebabkan oleh perubahan temperatur lingkungan dan kondisi tubuh yang tidak menentu sehingga pembuluh darah lembut di daerah hidung pecah. Akibatnya, darah pun mengalir keluar. Ketika ini terjadi, jangan panik dulu B'timers. Ikuti langkah-langkah berikut untuk mengatasinya :

  • Tekan cuping hidung

Tekan cuping hidung dengan lembut menggunakan ibu jari dan telunjuk. Tahan posisi tersebut kurang lebih 3 sampai 5 menit. Apabila sampai 5 menit darah masih keluar, tekan lagi cuping hidung sampai 10 menit lamanya.

  • Sumpal lubang hidung dengan daun sirih

Siapkan 1 lembar daun sirih yang sudah digulung Lalu masukan kedalam lubang hidung yang mengeluarkan darah. Daun sirih ampuh mengatasi mimisan dengan cara mengecilkan pembuluh darah yang terbuka.

  • Ubah posisi duduk

Ketika mimisan terjadi, ubah posisi duduk Anda ke arah depan atau membungkuk. Tujuannya adalah agar darah yang keluar tidak berbalik masuk ke tenggorokan. Tahan posisi tersebut kurang lebih 5 menit lamanya sampai darah benar-benar terhenti.

Kompres dengan air dingin bisa membantu penyembuhan mimisan
Kompres dengan air dingin bisa membantu penyembuhan mimisan
  • Kompres dengan air dingin

Kompres hidung menggunakan air yang sudah diberi es sebelumnya. Tujuan pengompresan menggunakan air es adalah agar pembuluh darah segera membeku dan pendarahan pun berhenti.

Keempat cara diatas adalah pertolongan pertama saat mimisan terjadi. Akan tetapi, apabila pendarahan di hidung masih terjadi meski pertolongan pertama sudah dilakukan, segeralah untuk memeriksakan diri ke dokter. Mungkin saja pendarahan tersebut bukan karena pecahnya pembuluh darah di hidung melainkan adanya masalah di otak. (wsu)

Share This Article