Manfaat Di Balik Vaksinasi Rutin untuk Buah Hati | Breaktime
Manfaat Besar Di Balik Vaksinasi Rutin untuk Buah Hati
12.01.2016

Apakah B'timers sudah berkeluarga? Atau sudah berencana untuk berkeluarga? Pasti sudah tidak asing dengan yang namanya vaksinasi atau imunisasi, bukan? Ya, vaksinasi adalah sebuah langkah pencegahan agar manusia terhindar dari penyakit lebih dini. Bagi B'timers yang mungkin belum tahu, untuk kebal terhadap penyakit, tubuh manusia harus terserang penyakit terlebih dahulu.

Saat tubuh terserang penyakit, tubuh akan merespon dengan melakukan perlawanan, dan juga riset untuk menemukan kelemahan sebuah penyakit. Saat kelemahan sudah diketahui, zat penangkalnya akan diproduksi tubuh. Setelah semua penyakit mati, maka data riset tersebut akan disimpan agar berikutnya tubuh tidak terjangkit virus lagi.

Sementara pada vaksinasi, juga berlaku cara yang sama, B'timers. Vaksin adalah bagian dari virus yang fungsi menjangkitnya sudah dihilangkan. Jadi, ketika vaksin masuk ke dalam tubuh, sistem kekebalan tubuh akan merespon dan segera menangani permasalahan tersebut. Tapi, jangan khawatir, vaksin tidak akan berubah menjadi penyakit.

Manfaat Di Balik Vaksinasi Rutin untuk Buah Hati | Breaktime
Mark Zuckerberg, pemilik Facebook yang beberapa waktu lalu melakukan vaksinasi untuk bayinya

Cukup penting bukan? Ya, vaksinasi sangatlah bermanfaat untuk manusia. Khususnya untuk bayi yang baru saja lahir di dunia, di mana sistem kekebalan tubuhnya masih lemah dan bergantung pada ASI. Vaksinasi yang sudah diberlakukan di Indonesia terbagi menjadi 5 gelombang dan masing-masing di antaranya memiliki manfaat yang berbeda.

Yang pertama adalah untuk hepatitis B. Vaksinasi hepatitis B dilakukan sebanyak 3 kali yaitu setelah bayi lahir, saat memasuki bulan pertama, dan antara usia 3 sampai 6 bulan. Selanjutnya adalah imunisasi BCG yang dilakukan pada bayi yang berusia kurang dari 3 bulan.

Vaksinasi ketiga adalah DTP atau disebut juga dengan Difteri, Tetabus, Pertunis. Ketiga penyakit ini sangat membahayakan kesehatan jantung, paru-paru dan otot. Imunisasi untuk jenis ini dilakukan pada bulan 2, 4, 6, 18, tahun ke 5 dan 12. Kemudian, yang berikutnya adalah untuk penyakit polio.

Vaksin ini diberikan pada usia 0, 2, 4, 6, 18 bulan dan 5 tahun. Dan yang terakhir adalah vaksinasi dilakukan 2 kali, yaitu vaksinasi campak. Penyakit ini cukup berbahaya, B'timers, oleh karena itu pada usia 9 bulan dan 6 tahun buah hati wajib divaksinasi.

Seperti yang sudah Anda baca, vaksinasi bertujuan utama untuk menghindarkan manusia terserang penyakit berbahaya di masa depan. Si buah hati akan jauh lebih kebal dan tidak mudah sakit nantinya. Jadi, jangan lewatkan sekali pun vaksinasi yang dilakukan pemerintah ya, B'timers. | WSU

Share This Article