Lebih Waspada! Ini Penyebab Sakit Kepala Sebelah | Breaktime
Lebih Waspada! Ini Penyebab Sakit Kepala Sebelah
29.03.2017

Serangan sakit kepala sebelah dapat menyebabkan rasa nyeri yang berdenyut ringan hingga intensitas yang parah, B’timers. Biasanya sakit kepala sebelah hanya dirasakan pada salah satu bagian kepala saja. Dan tidak hanya sensasi nyeri saja, bahkan beberapa penderita migrain sering mengeluhkan rasa mual, muntah hingga perasaan peka terjadap cahaya berlebih dan juga suara, lho, B’timers.

Nah, sakit kepala sebelah ini bisa berlangsung selama beberapa jam hingga berhari-hari. Wah, apabila demikian, artinya serangan sakit kepala sebelah sudah menjadi sakit yang melumpuhkan penderitanya, B’timers. Biasanya gejala yang ditimbulkan dari datangnya sakit kepala sebelah adalah terlihatnya aura. Penampakan ini dapat terjadi sebelum atau selama sakit kepala sebelah berlangsung.

Lebih Waspada! Ini Penyebab Sakit Kepala Sebelah | Breaktime
Sakit kepala sebelah bisa sangat mengganggu aktivitas

Aura yang datang sebagai gejala sakit kepala sebelah seperti kilatan cahaya, bintin-bintik buta atau rasa seperti kesemutan pada salah satu sisi wajah, lengan atau pada kaki dari penderita, B’timers. Terdapat banyak obat oral yang bisa membantu penderita dalam mengatasi sakit kepala sebelah yang sangat tak nyaman ini. Namun sebelum itu, sebaiknya perhatikan penyebab sakit kepala sebelah!

Baca juga: TIDAK PERLU PUSING, INI OBAT HERBAL SAKIT KEPALA

Migrain biasanya mulai datang menyerang pada masa kanak-kanan, masa remaja hingga masa dewasa awal, B’timers. Nah, sakit kepala sebelah ini terdiri atas 4 tahapan, yaitu prodrome, aura, sakit kepala serta pasca-drome. Dan sebelum serangan migrain datang, biasanya ada sejumlah gejala yang dirasakan, yaitu misalnya, sembelit, perubahan mood, mengidam makanan, leher kaku, peningkatan rasa haus dan intensitas buang air kecil hingga sering menguap.

Lebih Waspada! Ini Penyebab Sakit Kepala Sebelah | Breaktime
Mengonsumsi obat, memang bisa atasi sakit kepala sebelah, B’timers

Well, sebenarnya hingga saat ini masih belum dapat dipastikan apakah penyebab sakit kepala sebelah, B’timers. Namun besar kemungkinan, faktor genetik dan juga lingkungan memiliki peranan besar dari risiko seseorang mendapatkan serangan migrain atau sakit kepala sebelah.

Berdasarkan dari penelitian, migrain disebabkan oleh adanya perubaan di batang otak dan interaksinya dengan saraf trigeminal, B’timers. Ketidaks eimbangan kimia di dalam otak, seperti kadar serotonin yang menurun, disebutkan menjadi salah satu penyebab dari datangnya migrain.

Baca juga: PENDERITA ASMA, TRIK PERANGI ASMA TANPA INHALER!

Penyebab sakit kepala sebelah yang lebih sering menyerang kaum wanita ini adalah karena perubahan hormonal di dalam tubuh, B’timers. Penurunan produksi hormon estrogen sebelum atau selama masa menstruasi menjadi penyebab utama wanita mengalami sakit kepala sebelah. Selain itu, konsumsi dari pil KB atau obat hormonal lainnya bisa menyebabkan risiko serangan migrain semakin meningkat.

Lebih Waspada! Ini Penyebab Sakit Kepala Sebelah | Breaktime
Wanita hamil dan haid lebih rentan terhadap serangan migrain

Makanan, seperti keju yang telah lama, makanan asin serta makanan olahan dengan bahan pengawet juga bisa menyebabkan serangan migrain, lho, B’timers. Selain itu, makanan dengan pemanis buatan sering diberitakan menjadi pemicu sakit kepala sebelah. Yang mengejutkan, ternyata diet berlebihan, atau puasa juga bisa menimbulkan migrain. Selain makanan, minuman yang mengandung alkohol dan kafein, sangat mungkin meningkatkan kemungkinan risiko serangan sakit kepala sebelah, B’timers.

Baca juga: 4 CARA PENTING LINDUNGI ANAK ANDA DARI PNEUMONIA

Jika Anda sering mendapatkan tekanan yang menyebabkan stres di tempat kerja atau di rumah, Anda sebaiknya segera mengatasi hal tersebut, B’timers. Alasannya adalah karena stres menjadi penyebab utama seseorang mengalami serangan migrain. Dan tidak hanya itu saja, paparan cahaya silau, seperti sinar matahari atau lampu, hingga rangsangan aroma yang terlalu kuat, juga bisa sebabkan migrain.

Terjadinya perubahan pola bangun tidur, aktivitas seksual, perubahan lingkungan dan konsumsi obat-obatan juga terbukti bisa menjadi penyebab sakit kepala sebelah, lho, B’timers. So, hati-hati, ya? (NO)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE