Lakukan Kebiasaan Ini untuk Mental yang Sehat | Breaktime
Lakukan Kebiasaan Ini untuk Mental yang Sehat
09.05.2016

Masih ingatkah Anda kapan terakhir kalinya tertawa dari hati, B’timers? Well, dengan semakin tingginya tuntutan hidup dan tanggung jawab, tak sedikit dari kita yang mulai melupakan apa yang dibutuhkan oleh mental. Parahnya, sebagian besar dari kita malah lebih memperhatikan kesehatan tubuh. Padahal luka psokologis umumnya bisa menurunkan ketahanan emosional Anda, lho. Yuk, lakukan beberapa kebiasaan untuk mental yang sehat berikut ini, B’timers.

Pelihara hubungan dengan orang lain

Dengan kesibukan yang tidak terbatas, Anda mungkin mulai melupakan teman-teman. Nah, sebaiknya mulai sekarang Anda kembali menghubungi sahabat-sahabat lama, dan ajak mereka berkumpul sesekali. Hubungan yang kuat dengan orang lain akan memperkaya hidup Anda, B’timers. Selain dengan teman lama, Anda juga bisa menjalin hubungan baru dengan rekan dari dunia kerja, lho.

Lakukan Kebiasaan Ini untuk Mental yang Sehat | Breaktime
Hubungan dengan orang lain, termasuk dengan buah hati, ya?

Luangkan waktu bersenang-senang

Jangan biarkan tugas kantor menjebak akhir pekan Anda tanpa kehangatan. Usahakan menyisihkan waktu untuk melakukan apa yang Anda sukai. Mengisi teka-teki silang, berjalan-jalan di taman kota, membaca buku, menjahit atau menggambar bersama anak-anak dan bermain dengan hewan peliharaan, dapat memberikan kebahagiaan dalam bentuk paling sederhana.

Please, just take care of yourself!

Menjadi aktif dan makan dengan baik, ternyata selain dapat membantu menjaga kesehatan tubuh Anda, juga dapat meningkatkan kesehatan fisik, lho, B’timers. Mengapa? Karena kesehatan fisik dan mental memang sangat berkaitan erat. Siapapun akan merasa lebih baik jika memiliki tubuh yang sehat, bukan? Tidak harus ke gym. kok. Anda bisa sekedar berkebun, menari atau senam kecil di depan rumah, lho.

Lakukan Kebiasaan Ini untuk Mental yang Sehat | Breaktime
Ingat, bahwa di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat!

Sesekali tantanglah diri Anda sendiri

Belajar keterampilan baru atau mencoba mengambil tantangan dalam hidup bisa menjadi salah satu kebiasaan untuk mental yang sehat yang dapat Anda lakukan lho, B’timers. Misalnya, Anda bisa menerima proyek berbeda  di kantor atau hanya belajar memasak dengan resep baru untuk bekal ke kantor. Dengan cara ini, artinya Anda juga membangun kepercayaan diri dalam prestasi baru, kan?

Belajar menjadikan stres sebagai teman

Cobalah menyadari apa yang memicu stres dan bagaimana Anda bereaksi. Stres memang merupakan bagian dari kehidupan dan mampu mempengaruhi orang-orang dengan cara yang berbeda. Daripada Anda memusuhi stres yang datang saat timbul masalah, akan lebih baik jika menjadi teman stress, B’timers. Biarkan stres datang, dan hadapi dengan teknik relaksasi pernapasan, yoga atau meditasi.

Lakukan Kebiasaan Ini untuk Mental yang Sehat | Breaktime
Jalin persahabatan dengan stres melalui yoga

Jangan pernah sepelekan waktu istirahat

Pergi tidur setiap waktu yang sama setiap hari dan latihlah kebiasaan untuk mendapatkan tidur yang lebih baik. Tidur dapat mengembalikan kesehatan pikiran dan tubuh Anda, B’timers. Namun, kelelahan yang Anda rasakan pada siang hari memang tidak dapat dihindari. Jika rasa lelah itu datang, ambil beberapa menit untuk menyegarkan pikiran, bisa dengan melamun atau melihat awan di langit.

Memperhatikan setiap detik yang berjalan

Luangkan waktu sejenak untuk memperhatikan setiap indera yang Anda miliki. Bisa dengan merasakan sentuhan sinar matahari dan angina yang membelai wajah atau rasakan setiap tarikan dan hembusan napas Anda. Memang terlihat sangat sederhana, B’timers, namun praktek ini mampu melatih kesadaran dan daya fokus Anda. Dengan menyadari dunia, kesehatan mental Anda akan meningkat, B’timers.

Lakukan Kebiasaan Ini untuk Mental yang Sehat | Breaktime
Belaian mentari senja bisa mengajarkan banyak hal

Banyak orang cerdas yang mengaku melakukan kebiasaan untuk mental yang sehat, lho. Selain penting menjaga hubungan sosial, sesekali Anda juga tetap perlu meluangkan waktu hanya untuk diri sendiri, B’timers. (NO)

Share This Article