Kurangi Risiko Obesitas Orang Kurus dengan ini! | Breaktime
Kurangi Risiko Obesitas Orang Kurus dengan Cara ini
08.03.2016

Berapa berat badan Anda saat ini, B’timers? Mungkin Anda termasuk yang merasa beruntung karena memiliki berat ideal, meskipun tidak perlu berdiet, dan bebas mengonsumsi makanan apapun yang Anda sukai. Bahkan tidak takut mengonsumsi camilan tengah malam. Padahal menurut dokter, jenis lemak paling berbahaya justru ada di dalam tubuh orang yang kurus, lho. Yuk, tengok cara mengurangi risiko obesitas orang kurus, B’timers.

Bahaya obesitas orang kurus

Seperti yang kita ketahui, masalah obesitas merupakan epidemik serius. Dan kita hanya melihat penyebabnya dari faktor berat badan. Seorang direktur medis di Cleveland Clinic Wellness Institute, Dr Daniel Neides mengatakan, orang yang kurus tidak berarti bebas risiko obesitas. Apalagi jika Anda tidak pernah makan sayur, terlalu sering mengonsumsi olahan daging, dan sudah tidak lagi berolahraga sejak lulus sekolah, wah, hati-hati, B’timers. Karena menurut Daniel, obesitas orang kurus lebih mematikan.

Selain itu, berdasarkan sebuah studi yang dilakukan pada anak remaja di Amerika Serikat, ditemukan sekitar 37 persen dari anak-anak kurus atau dengan berat badan ideal, memiliki satu atau lebih tanda-tanda pre-diabetes. Tanda-tanda tersebut seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi atau kolesterol tinggi. Dan itu artinya 4 dari 10 anak memiliki risiko obesitas orang kurus, lho, B’timers!

Lakukan tes yang tepat

Jadi bagaimana kita mengetahui apakah kita berisiko menderita obesitas orang kurus, B’timers? Ada beberapa kriteria yang dapat digunakan untuk membantu Anda mengidentifikasi diri sebagai orang yang berisiko atau tidak. Salah satunya termasuk riwayat keluarga dengan diabetes tipe 2 atau penyakit jantung di bawah usia 50 tahun. Dan jika Anda adalah keturunan Asia atau India serta memiliki berat badan jauh di bawah normal, Anda juga berisiko, B’timers.

Kurangi Risiko Obesitas Orang Kurus dengan ini! | Breaktime
Temui dokter untuk berkonsultasi

Cara mengurangi risiko obesitas orang kurus

Dan dengan hal yang cukup sederhana, Anda bisa mengurangi risiko tersebut. Berdasarkan buku The Blood Sugar Solution, obat untuk obesitas orang kurus sebenarnya sama dengan obat untuk seseorang yang kelebihan berat badan serta diabetes, kok, B’timers.

  • Konsumsi makanan diet rendah lemak

Disarankan Anda memilih protein hewani dari ayam, ikan dan telur. Selain itu perbanyak kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran dan buah ke dalam menu harian Anda.

  • Perbanyak protein

Anda bisa memulai hari dengan protein setiap kali makan, B’timers. Hal ini akan membuat metabolisme Anda berjalan lebih lambat dan menjaga rasa kenyang lebih lama.

Kurangi Risiko Obesitas Orang Kurus dengan ini! | Breaktime
Telur rebus untuk sarapan
  • Kurangi minuman berkalori

Mulai sekarang, tidak ada lagi soda, jus dalam kemasan ataupun minuman manis. Dan batasi untuk meminum tidak lebih dari 3 hingga 4 gelas anggur atau alkohol dalam seminggu.

  •  Hindari tepung

Tepung terigu apapun sebenarnya tidak disarankan bagi siapapun. Termasuk produk tepung bebas gluten. Bahkan tepung gandum juga memberi asupan gula dalam tubuh Anda.

  • Hati-hati dengan frankenfood

Tambahan MSG atau bumbu penyedap menyebabkan kita tidak dapat mengontrol nafsu makan. Juga termasuk sirup jagung dengan fruktosa tinggi, pewarna buatan serta bahan pengawet.

Dan selain kelima poin tadi, untuk mengurangi risiko obesitas orang kurus, Anda juga harus menghilangkan rasa malas untuk berolahraga, ya B’timers? Jika perlu, Anda bisa menambahkan  suplemen untuk membantu membakar kalori dan menyeimbangkan gula darah, seperti misalnya minyak ikan dan vitamin D. (NO)

Share This Article