Kolesterol “Baik” Tidak Selalu Baik, Benarkah? | Breaktime
Kolesterol “Baik” Tidak Selalu Baik, Benarkah?
14.03.2016

Wah, tahukah Anda, B’timers, bahwa alpukat yang dicampur dengan kacang, minyak zaitun dan ikan dapat meningkatkan kadar kolesterol baik di dalam tubuh? Mungkin Anda pernah mencoba menyajikan menu sehat tersebut sebagai makan siang di rumah? Alpukat memang dikenal sebagai makanan yang menyehatkan, meskipun tinggi kadar kolesterol. Karena itu banyak orang yang mengonsumsinya sebagai camilan atau campuran salad.

Baru-baru ini diketahui bahwa ternyata kolesterol baik tidak selalu baik bagi tubuh, lho, B’timers. Hal tersebut berdasarkan studi yang dilakukan Cambridge University. Beberapa orang yang kadar kolesterolnya baik, ternyata dinyatakan memiliki resiko tinggi terkena penyakit jantung. Mengapa hal itu bisa terjadi, ya?

HDL atau kolesterol baik

Selama ini Anda sering membaca, bahwa kolesterol baik (HDL) membantu membersihkan kolesterol jahat (LDL) yang menumpuk di arteri. Dan para ahli kesehatan percaya, HDL bertindak sebagai “pemulung” di dalam tubuh kita. Terlalu banyak LDL atau terlalu sedikit HDL, dapat menyebabkan terhambatnya pembuluh darah yang akan mengakibatkan timbulnya penyakit jantung koroner.

Namun ternyata pada penelitian terbaru yang dilakukan pada hewan percobaan dengan meningkatkan kadar HDL dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan, B’timers. Profesor Adam Butterworth mengatakan, penelitian ini merupakan yang pertama kalinya membuktikan bahwa beberapa orang dengan kadar kolesterol baik tinggi memiliki risiko lebih besar terkena penyakit jantung. 

Kolesterol “Baik” Tidak Selalu Baik, Benarkah? | Breaktime
Gaya hidup sehat dengan diet dan olahraga teratur

Ubah gaya hidup dengan diet dan olahraga

Terlepas dari benar atau tidaknya kolesterol baik memiliki dampak buruk, sebaiknya Anda mulai mengubah gaya hidup sehat mulai sekarang, B’timers. Usahakan untuk menyeimbangkannya dengan olahraga teratur. Dan seperti yang kita tahu, beberapa bahan makanan memiliki kebaikan dalam mengontrol kadar kolesterol di dalam tubuh, misalnya alpukat, kacang kedelai, minyak zaitun, serta ikan salmon. Namun akan lebih baik jika Anda tidak mencampurkan semua bahan makanan tersebut dalam satu menu.

Yuk, mulai sekarang turunkan kolesterol jahat dengan mengonsumsi makanan sehat dan rendah lemak, B’timers. (NO)

Share This Article