Ketahui Penyebab Penyakit HIV Sebelum Terlambat! | Breaktime
Ketahui Penyebab Penyakit HIV Sebelum Terlambat!
19.08.2017

Tahu kah Anda? Berdasarkan penelitian yang dilakukan UNAIDS pada tahun 2015, ada sekitar 36,7 juta orang yang positif mengidap AIDS dan 40% dari mereka tidak mengetahui hal tersebut. AIDS tidak hanya menyerang orang dewasa tapi juga anak-anak. Di tahun yang sama pula, sekitar 1,1 juta orang meninggal akibat penyakit ini.

Acquired immunodeficiency syndrome atau yang lebih dikenal dengan AIDS adalah penyakit yang menyerang sistem imun tubuh sehingga membuat penderitanya jauh lebih mudah terkena penyakit lain. Penyebab penyakit AIDS paling utama adalah karena adanya virus HIV (human immunodeficiency virus) yang menyebar ke seluruh badan melalui cairan yang ada di dalam tubuh seperti darah, cairan vagina, dan air susu ibu (ASI).

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Cara Alami Memutihkan Wajah Wanita Thailand

Nah, yang perlu B’Timers pahami disini adalah AIDS dan HIV sedikit berbeda. HIV adalah virus dan AIDS ialah sindrom atau kondisi pasien terinfeksi di level tertinggi.  Jadi, seseorang bisa saja terjangkit virus HIV tanpa berkembang menjadi AIDS. Tapi jika tidak segera ditangani, virus tersebut akan berkembang dan menjadi AIDS.

Pada sebagian besar kasus, penyebab penyakit HIV pertama adalah penularan virus melalui aktivitas seksual. Tinggi rendahnya risiko penularan virus ini tergantung pada jenis sex yang dilakukan. Perantaranya melalui kontak dengan cairan seksual cairan vagina dan sperma yang terinfeksi. Penularan tersebut terjadi apabila melakukan seks tanpa perlindungan misalnya tidak menggunakan kondom saat berhubungan. Bentuk kegiatan seks seperti oral, anal sex, dan berbagi sex toys dengan orang yang terjangkit HIV juga bisa membuat Anda tertular. 

Ketahui Penyebab Penyakit HIV Sebelum Terlambat! | Breaktime
Kehamilan bisa menurunkan virus pada bayi
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
HIV AIDS; Inilah Penyebab HIV

penyebab penyakit HIV yang kedua adalah kehamilan. Ibu yang terinfeksi HIV bisa menularkan virus tersebut ke anaknya baik pada saat hamil, melahirkan, hingga menyusui. Buktinya, ada 1,8 juta anak yang positif HIV di dunia dan di Afrika bagian Sahara sendiri ada  sekitar 150.000 anak yang terinfeksi virus HIV akibat ditularkan oleh ibunya sendiri.

Penyebab penyakit HIV utama yang terakhir dan tidak kalah pentingnya adalah darah. Di negara maju, penyebaran virus HIV melalui kontak darah berisiko sangat rendah berkat pengawasan dan penanganan yang serius. Tapi, di negara berkembang seperti Indonesia, resikonya masih tergolong tinggi. Umumnya, penyebarannya terjadi di kalangan pengguna narkoba melalui suntikan dan infus yang dipakai lebih dari satu orang dan berkali-kali. Jarum yang sudah terkontaminasi dengan darah orang yang positif HIV akan sangat berbahaya apabila digunakan oleh orang yang tidak terjangkit. Selain melalui jarum suntik, luka yang terbuka di kulit termasuk sariawan yang berdarah di mulut juga bisa menularkan virus.

Ketahui Penyebab Penyakit HIV Sebelum Terlambat! | Breaktime
Jarum suntik sebagai perantara virus HIV
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Cara Terbaik Ikut Berdonasi untuk Penderita HIV

Setelah mengetahui faktor penyebab penyakit AIDS, B’Timers juga perlu tahu aktivitas yang tidak akan menularkan virus ini. Ingat, HIV hidup di dalam darah dan cairan dari dalam tubuh sehingga tidak akan tertular melalui batuk atau flu. Selain itu, air liur bisa membuat Anda tertular HIV adalah salah. Memang, sampai sekarang masih ada anggapan kalau air liur bisa jadi penyebab penyakit AIDS, tapi B’Timers tidak perlu mempercayainya lagi. Tidak hanya air liur, berjabat tangan, berpelukan, casual kissing, bersin, menyentuh kulit penderita, menggunakan toilet yang sama, memakai handuk dan aktivitas biasa lainnya tidak akan membuat Anda terjangkit.

Jadi, Anda tidak perlu menjauhi orang yang terjangkit HIV/AIDS. Malahan, B’Timers bisa memberi dukungan moril atau bersikap biasa agar mereka tidak semakin terbebani dan yang paling penting, jaga selalu diri Anda dan lakukan pemeriksaan berkala agar bisa mendapat pengobatan lebih dini. (ar)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE