Kenali Gejala Penyakit Pembunuh Wanita No 1 di Asia | BREAKTIME
Kenali Gejala Penyakit Pembunuh Wanita No 1 di Asia
09.04.2015
“A real friend is someone who walks in when the rest of the world walks out.”

Seiring dengan bertambahnya usia, setiap orang pasti pernah mengalami gangguan pada kondisi kesehatan mulai dari penyakit kecil hingga penyakit lebih besar. Namun, dari semua jenis penyakit yang pernah dialami, tak semua orang dapat kuat menghadapi penyakit mematikan yang keberadaannya selalu menghantui pikiran seperti kanker.

Ya, kanker memang seolah tak henti-hentinya menjadi momok mencekam yang tak akan membuat penderitanya tidur dengan lelap. Di Asia sendiri, kasus kanker payudara sering disebut sebagai pembunuh kaum Hawa nomor satu. 

Kenali gejala kanker payudara sejak dini

Semakin dini Anda mengenali gejalanya, semakin mudah kanker payudara disembuhkan
Semakin dini Anda mengenali gejalanya, semakin mudah kanker payudara disembuhkan

Banyaknya orang yang meninggal akibat penyakit ini seringkali dikarenakan kealpaan atas kemunculan gejalanya sejak dini. Gejala tersebut di antaranya adalah munculnya bejolan dalam payudara, ukuran buah dada tiba-tiba membengkak dan terasa berat padahal tidak sedang menyusui, timbulnya rasa nyeri ketika bagian puting disentuh, pembengkakan kelenjar getah bening pada bagian ketiak, serta keluar cairan aneh berwarna merah ataupun coklat dari puting.

Bila gejala tersebut diabaikan dalam waktu lama, maka tak heran bila B’timers akan divonis menderita penyakit kanker payudara dengan stadium tertentu. Bahkan, pada kasus stadium lanjut, secara medis penderita diprediksi memiliki jangka waktu yang terlalu lama untuk bertahan hidup. Maka dalam kondisi seperti ini tak jarang bila penderita kanker akan mulai menarik diri dari pergaulan lantaran dirundung rasa cemas yang tiada ujung.

Di sinilah kehadiran seorang teman dan saudara benar-benar dibutuhkan untuk menguatkan hati penderita kanker. Bila Anda tengah memiliki sahabat atau keluarga yang baru saja divonis penyakit kanker, luangkan waktu khusus untuk mendukung dan mendengar seputar apa saja yang mereka rasakan. Yes, just be a good listener!

Setelah rekan Anda selesai mencurahkan isi hatinya, jadilah teman yang lebih peka untuk mengenali apa saja yang diperlukan, terlebih ketika pasca menjalani perawatan. Dalam kondisi ini, terkadang teman B’timers akan merasa segan untuk meminta tolong lantaran enggan terkesan lemah.

Nah, itulah beberapa hal kecil yang bisa Anda lakukan untuk menguatkan hati teman yang terkena penyakit kanker. Selain itu, Anda juga bisa menjadi seorang teman yang ceria dengan menghiburnya melalui beberapa candaan sederhana untuk mengembalikan semangatnya dan terus berjuang. Just make her sure that you’ll be there when she thinks that everything is meant to be broken. Let’s cheer them up!

Share This Article