Jangan Abaikan Kulit Terbakar Setelah Berjemur | Breaktime
Jangan Abaikan Kulit Terbakar Setelah Berjemur
22.08.2017

Tanned skin lovers, musim panas sejatinya adalah musim yang paling Anda tunggu-tunggu ya? Bagi Anda yang mati-matian mendambakan warna kulit kecokelatan, berbagai cara pastinya sudah disiapkan demi menyulap warna kulit agar terlihat lebih eksotis. Entah itu dengan berjemur di pantai atau berenang lama-lama di kolam yang bermandikan sinar matahari.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Hobi Berjemur, Waspadai Serangan Kanker Kulit!

Kalaupun keberatan menghabiskan waktu melakukan dua kegiatan di atas, ada solusi lain yang tak kalah manjur. Yap, tanning is the ultimate answer. Kulit cokelat seksi mengkilap toh bisa Anda dapatkan lewat prosedur tanning instan di beberapa salon tertentu. Prosedur tanning pun nantinya ada yang memakai metode spray atau metode masuk ke dalam sebuah peti tanning selama kurun waktu yang telah ditentukan. 

Jangan Abaikan Kulit Terbakar Setelah Berjemur | Breaktime
Sunscreen adalah pahlawan penjaga kulit dari sinar UV berbahaya

Sayangnya, terkadang para pelaku sunbathing atau tanning masih kurang aware terhadap risiko kulit terbakar yang mengintai mereka. Saat berjemur, sejatinya Anda akan terpapar pada sinar matahari yang intens. Sinar matahari ini pun mengandung sinar UV yang merupakan momok penyebab kerusakan kulit. Ketika sinar UV menjamah kulit secara berlebih, maka Ia bisa berdampak menimbulkan iritasi sampai memicu risiko kanker kulit! Waduh, ngeri juga ya? Itulah sebabnya Anda wajib mengaplikasikan sunscreen berkandungan SPF agar kulit Anda terproteksi dari bahaya sinar UV tersebut.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Penyebab Sakit Demam Naik-Turun

Begitu pula ketika tanning, kulit bisa saja mengeluarkan reaksi alergi. Alhasil, kulit bukannya menjadi cokelat sempurna melainkan dipenuhi ruam kemerahan yang perihnya minta ampun. Well, ini bukan berarti setiap proses sunbathing dan tanning akan selalu berakhir dengan tragis. Namun, tak ada salahnya kan untuk mengetahui cara penanganan kulit terbakar atau sunburn akibat dua hal tersebut?

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Hindari Hal Ini & Buat Rumah Ramah Bayi

Jika terjadi kasus kulit terbakar, maka Anda mutlak melakukan penanganan yang akan dibahas berikut ini. Dimulai dari langkah pertama— secepatnya setelah Anda merasakan kulit yang terbakar, oleskan segera gel lidah buaya. Atau sebagai penggantinya, campurkan susu skim bersama beberapa buah es batu dalam sebuah mangkok. Masukkan sebuah kain bersih ke dalam campuran cairan lalu aplikasikan terhadap kulit yang terbakar. Rasakan sampai kain berubah temperatur menjadi hangat. Ulangi terus langkah ini karena protein dalam susu  baik untuk mengatasi inflamasi yang terjadi pada kulit.

Nah, meredakan inflamasi pada kulit terbakar sebenarnya tak hanya dilakukan pada bagian luar saja. Pasalnya, di dalam tubuh juga pasti akan timbul reaksi inflamasi yang menyebabkan rasa nyeri hebat hingga bahkan terjadi gejala demam. Antisipasinya, minumlah obat NSAID alias nonsteroidal anti-inflammatory drug seperti aspirin. Dijamin rasa sakit yang teramat sangat akibat terbakarnya kulit perlahan akan mereda.

Jangan Abaikan Kulit Terbakar Setelah Berjemur | Breaktime
Efek megerikan sunburn bisa dimulai dari kulit mengelupas hingga infeksi serius

Dan jangan kira seluruh penanganan telah selesai sampai di situ, B’timers. Di keesokan harinya, Anda masih harus mengoleskan sebuah produk lotion kulit yang merupakan produk petrolatum-based. Produk semacam ini akan melindungi kulit Anda yang tengah berproses untuk berganti ke kulit yang baru. Contoh produk yang direkomendasikan adalah vaseline intensive care lotion. Produk lotion semacam ini akan merehidrasi kulit dan mencegahnya agar tak berubah menjadi kering kerontang.

So B’timers, perlu diperhatikan bahwa step penanganan di atas wajib dilakukan secara urut dan jangan sampai skip satu langkah pun. Ini demi menghindari akibat fatal yang dapat timbul dari kesalahan urutan penanganan. Kalaupun kulit masih belum menampakkan tanda kesembuhan, jangan ragu untuk segera berkonsultasi pada dokter atau dermatologis demi penanganan yang lebih intensif. (kps)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
BORNEO
TRAVEL GUIDE