Jadwal Haid Tak Teratur? Hati-hati Penyakit Ini! | Breaktime
Jadwal Haid Tak Teratur? Hati-hati Penyakit Ini!
21.03.2017

Tidak semua wanita mendapatlkan periode bulanan mereka dengan bebas masalah, B’timers. Mungkin Anda merupakan salah satu yang beruntung, memiliki jadwal menstruasi yang terjadi pada tanggal yang sama di setiap bulannya. Selain itu, Anda juga tidak terlalu merasakan gangguan yang berarti pada saat jadwal menstruasi datang, seperti nyeri punggung hingga gejolak mood yang mudah berubah.

Jadwal Haid Tak Teratur? Hati-hati Penyakit Ini! | Breaktime
Nyeri perut saat haid adalah hal yang normal terjadi, kok

Namun sayangnya tak semua wanita memiliki keberuntungan yang sama seperti Anda, lho, B’timers. Ya, mereka mengalami gejala fisik dan terkadang juga disertai dengan gejala emosional sebelum dan setelah haid. Pendarahan yang hebat, ditambah pula dengan perubahan suasana hati yang tidak terkendali bisa sangat mengganggu aktivitas seorang wanita, lho, B’timers.

Baca juga : WARNA DARAH HAID DAN MAKNANYA DI DALAM KESEHATAN

Sebagian besar masalah siklus menstruasi bisa diatasi dengan pengobatan sederhana. Sayangnya untuk Anda memiliki jadwal menstruasi yang tidak teratur, sebaiknya lebih waspada, karena mungkin saja ada faktor terkait masalah kesehatan Anda yang memberikan akibat pada tidak teraturnya siklus menstruasi Anda setiap bulannya, B’timers. Nah, berikut ini adalah beberapa penyebab dari siklus yang berantakan.

Jadwal Haid Tak Teratur? Hati-hati Penyakit Ini! | Breaktime
Hati-hati, stres bisa sebabkan siklus menstruasi terganggu, lho

Penyebab pertama dari menstruasi yang tak teratur adalah amenorrhea. Terdapat 2 jenis dari gangguan yang satu ini, B’timers. Primary amenorrhea terjadi pada gadis remaja yang belum mendapatkan haid di usia 15 tahunnya. Sementara secondary amenorrhea adalah gangguan siklus menstruasi yang terkadang berhenti hingga selama 3 bulan lamanya. Gangguan ini terjadi karena ketidakseimbangan hormon atau masalah pertumbuhan, stres, anoreksia, penurunan berat badan, gangguan tiroid, olahraga ekstrim, pil KB dan kista ovarium.

Baca juga : APAKAH NORMAL WANITA YANG HAMIL TAPI MASIH HAID?

Dysmenorrhea merupakan nyeri haid yang biasanya terjadi pada perut bagian bawah, lalu menyebar ke area punggung bawah dan paha. Nyeri juga biasanya disertai dengan kram perut. Meskipun hal ini cukup normal, tetapi bisa sangat mengganggu aktivitas, lho, B’timers. Nah, untuk mengatasi gangguan satu ini, Anda dapat mengonsumsi obat herbal, mengompres area perut dengan benda hangat atau latihan fisik. Namun jika nyeri haid tidak berhenti hingga 32 – 48 jam setelah hari pertama menstruasi Anda, pastinya ada penyebab lainnya yang biasanya karena penyakit tertentu, B’timers.

Jadwal Haid Tak Teratur? Hati-hati Penyakit Ini! | Breaktime
Konsultasikan gangguan menstruasi Anda dengan dokter, ya?

Istilah medis untuk pendarahan menstruasi yang terlaluberlebihan disebut juga dengan menorrhagia. Di siklus menstruasi normal, wanita kehilangan rata-rata 30 ml darah selama 7 hari menstruasi. Namun ada wanita yang kehilangan lebih dari 80 ml darah selama 7 hari masa menstruasinya, B’timers. Penyebab di balik kondisi yang satu ini adalah adanya ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron dalam tubuh Anda. Alasan lain dari gangguan siklus menstruasi ini juga bisa terjadi karena adanya gangguan di kelenjar tiroid, penyakit darah, peradangan maupun infeksi pada vagina atau leher Rahim.

Baca juga : 7 MITOS TENTANG MENSTRUASI YANG SALAH SELAMA INI

Anda pernah mengalami pendarahan antara periode menstruasi, pendarahan setelah berhubungan seks ataupun pendarahan setelah masa menopause, B’timers? Nah, kondisi yang satu ini termasuk ke dalam golongan pendarahan yang abnormal. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan terjadinya pendarahan abnormal ini. Penyebab yang paling umum adalah fibroid Rahim, polip atau juga pertumbuhan kanker di daerah sekitar rahim, B’timers. Apabila Anda mengalami gangguan siklus menstruasi yang disertai juga dengan pendarahan yang tidak normal, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

Wanita pada setiap usia ternyata dapat memiliki kemungkinan risiko menstruasi yang tidak teratur, lho, B’timers. Untuk lebih jelasnya sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan, ya? (NO)



artikel kompilasi
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
CELEBES
TRAVEL GUIDE