Hindari Hal Ini & Buat Rumah Ramah Bayi | Breaktime
Hindari Hal Ini & Buat Rumah Ramah Bayi
17.08.2017

Melindungi keluarga di rumah memang sudah menjadi kewajiban setiap orang tua. Terlebih lagi untuk B’timers yang memiliki bayi atau balita. Anak-anak usia tersebut masih sangat senang mengekplorasi barang-barang yang ada di sekitar mereka. Itulah mengapa sebagai orang tua sangat disarankan untuk menjaga lingkungan rumah dan barang-barang di rumah.

Itulah mengapa Moms and Dads harus bekerja sama untuk menjadikan rumah sebagai tempat berlindung setiap anggota keluarga. Nah, berikut ini tips untuk orang tua baru agar bisa membuat rumah jadi ramah bayi. Cari tahu, yuk!

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Benarkah Asam Lambung Penyebab Sakit Menelan?

Pemanas air yang ada di kamar mandi

Balita selalu memiliki rasa penasaran yang tinggi terhadap apapun. Jika Anda punya pemanas air di kamar mandi, sebaiknya atur suhunya kurang dari 49 derajat Celcius. Di usia 15 bulan, anak-anak lebih suka bermain dengan kenop atau memutar benda. Kasus seperti ini jangan pernah dianggap remeh, karena Komisi Keamanan Produk Konsumen di Amerika Serikat mengatakan bahwa korban luka hingga tewas di bak mandi melibatkan orang tua dan anak-anak di bawah usia 5 tahun.

Antipasi yang lebih baik adalah dengan mengunci kamar mandi

Kamar mandi adalah area yang bisa membuat cedera bisa terjadi. Bahkan anak-anak pun bisa tenggelam dalam jumlah air yang kecil. Anak-anak memang sangat tertarik bermain di kamar mandi dan membuka lemari yang biasanya dilengkapi dengan pembersih atau obat-obatan. Apapun alasannya memang sebaiknya buat kamar mandi dan bayi Anda selalu aman.

Boks bayi juga harus selalu aman

Ini menjadi masalah yang sering terjadi. Banyak kasus anak jatuh dari atas boks hingga menyebabkan cedera atau bahkan kematian. Oleh karena itu, sebagai orang tua Anda juga harus memperhatikan ketinggian kasur, boks bayi, atau kereta bayi. Saa bayi baru lahir, tak masalah jika Anda menggunakan kasur yang tinggi. Namun, ketika ia mulai tumbuh dan banyak bergerak lebih baik ganti ke kasur yang lebih rendah.

Biasanya orang tua akan memberikan bantal atau barang-barang lain sebagai pembatas. Nyatanya tidak demikian, bayi tidak membutuhkan hal tersebut. American Academy of Pediatrics mengatakan bahwa tidak boleh ada barang-barang di dalam atau di dekat tempat tidur bayi.

Hindari Hal Ini & Buat Rumah Ramah Bayi | Breaktime
Tips rumah ramah bayi untuk ibu muda
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Makanan Penyebab Kolesterol yang Tak Terduga

Awasi benda-benda di sekitar rumah

Di usia 6 bulan, bayi sudah mulai banyak bergerak sendiri. Termasuk salah satunya adalah bermain di lantai. Ini menjadi tonggak bahwa mereka akan lebih sering meminta perhatian untuk mengajak orang tua bermain bersama di lantai. Ini sangat baik untuk Moms, karena ketika ikut berbaring di lantai, Anda bisa melihat sudut pandang buah hati.

Nah, menginjak usia 9 bulan, bayi akan lebih sering menarik perabotan yang membuat mereka penasaran. Saat ini orang tua sebaiknya meletakkan perabotan berat seperti TV, pot, atau lampu di dekat dinding atau kalau bisa memindahkannya di tempat yang lebih aman.

Listrik juga harus diperhatikan

Di usia 15 bulan, bayi juga akan tertarik memasukkan sesuatu ke dalam soket listrik. Hal yang harus dilakukan adalah memberikan penutup colokan listrik yang pas dan sulit dibuka oleh jari kecilnya.

Jendela rumah

Tak masalah jika Anda memasang tirai di jendela rumah untuk melindungi keluarga dari paparan sinar UVA. Asalkan tirai yang dipasang cukup aman untuk bayi dan susah untuk diraih. Ini karena telah banyak bayi meninggal terlilit tirai.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Mitos dan Obat herbal untuk keputihan

Pasang pintu pembatas

Ketika memiliki bayi, Moms mungkin akan jadi lebih protektif. Pasang pintu pembatas khususnya di area tangga. Ketika bayi sudah mulai merangkak atau berjalan, tangga akan menjadi sasaran empuk bagi mereka.

Binatang peliharaan

Meski Anda memiliki binatang peliharaan yang dirasa jinak, jangan merasa puas. Akhir-akhir ini sering terjadi binatang peliharaan melukai majikannya, khususnya anak-anak. Buatkan kandang sendiri dan minta anak-anak ketika tidak Anda awasi untuk tidak bermain dengan binatang tersebut. Anda juga bisa mengganti binatang peliharaan lain yang lebih jinak, seperti ikan, kura-kura, atau kelinci.

Pada intinya semua hal tersebut dilakukan untuk menjaga kesehatan dan tumbuh kembang buah hati. Anda juga bisa menjaga kesehatan keluarga dengan cara-cara lain. Ingin tahu cara-cara lainnya? Baca selengkapnya.



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE