Hiii! Tak Terduga, di Tempat ini Banyak Bakteri! | Breaktime
Hiii! Tak Terduga, di Tempat ini Banyak Bakteri!
16.03.2017

Tak sedikit orang yang memiliki kebiasaan untuk mandi lebih dari 2 kali sehari untuk menjaga kebersihan mereka, lho, B’timers. Mungkin salah satunya adalah diri Anda sendiri, nih. Tetapi sebersih apapun Anda mandi atau membersihkan tempat tinggal, tetap ada bakteri yang bersembunyi di sekitar kita. Entah itu bakteri baik ataupun bakteri jahat, kita hidup di dunia ini dengan berbagi tempat dengan jutaan bakteri.

Hal in sebenarnya tidaklah mengejutkan, B’timers. Kenapa? Karena sebagian besar bakteri yang hidup di permukaan bumi ini merupakan bakteri pembentuk kehidupan. Mereka adalah asal mula dari tumbuhan dan juga hewan. Nah, berikut ini adalah beberapa fakta mengejutkan di mana bakteri ditemukan dalam jumlah yang terbilang banyak. Wah, di mana saja, ya? Yuk, siap-siap terkejut, B’timers!

Baca juga : APAKAH NORMAL WANITA YANG HAMIL TAPI MASIH HAID?

Laut Mati berada di posisi pertama tempat yang tidak pernah kita duga terdapat banyak bakteri. Dengan kandungan garamnya yang sangat tinggi, di sini bukanlah tempat yang sempurna untuk membentuk satu jenis kehidupan, B’timers. Tetapi fakta tersebut ternyata tak berlaku pada sejumlah bakteri yang banyak ditemukan di sini. Bakteri prokariota ditemukan melekat pada batuan di dasar Laut Mati.

Hiii! Tak Terduga, di Tempat ini Banyak Bakteri! | Breaktime
Sudah benarkah cara Anda mencuci wajah hingga bebas bakteri?

Anda sudah yakin wajah yang telah dicuci sebelum tidur akan bebas dari bakteri, B’timers? Eits, simaklah fakta mengejutkan satu ini terlebih dahulu! Menurut penelitian, ternyata area di antara kedua alis dan di atas hidung kita merupakan rumah yang nyaman bagi banyak bakteri, lho! Demodex folliculorum alias si tungau bulu mata tinggal di permukaan kulit Anda. Mereka adalah penyebab tumbunya jerawat batu!

Baca juga : HAL-HAL DI RUMAH SAKIT BIKIN PASIEN MAKIN SAKIT!

Untuk Anda yang cinta setengah mati dengan aneka makanan laut, mungkin telah sering membaca jika sebaiknya jangan terlalu banyak mengonsumsi ikan. Alasannya adalah untuk membatasi jumlah merkuri yang masuk ke dalam tubuh melalui olahan makanan laut, B’timers. Peringatan ini terutama untuk ikan dari lautan dingin, di sekitar Antartika. Nitrospinia adalah nama bakteri yang ternyata cukup berbahaya.

Hiii! Tak Terduga, di Tempat ini Banyak Bakteri! | Breaktime
Sering sakit mata? Bisa jadi karena ulah bakteri, nih!

Kenyataan bahwa tubuh manusia adalah tempat paling kotor yang merupakan sarang dari ribuan bakteri mungkin terdengar mengerikan di telinga Anda, B’timers. Namun Anda perlu mengetahui jika pada bola mata manusia tinggal bakteri yang bernama chlamydia trachomatis dan Neisseria gonorrhoeaehas, lho. Kedua bakteri ini yang ebrtanggung jawab pada infeksi klamidia dan gonore pada mata Anda, B’timers.

Baca juga : HIII! 5 PENYAKIT DARI PLANET LUAR MENGANCAM BUMI!

Jika kita berpikir tentang bakteri, maka yang akan muncul di dalam bayangan adalah mereka tinggal di tempat yang memberikan keuntungan. Misalnya di dalam gua yang gelap gulita, di dalam lautan yang menggelora. Padahal tidak selalu demikian, B’timers. Karena baru-baru ini ditemukan bahwa atmosfer yang mengelilingi bumi merupakan tempat tinggal terbesar dari bakteri. Wow, terdengar mengejutkan?

Salah satu sumber yang paling penting di dalam kehidupan adalah air. Nah, bagaimanakah Anda biasa mengolah air untuk minum sehari-hari, B’timers? Sejak lama kita percaya bahwa dengan merebus air hingga mendidih dapat membunuh bakteri yang ada di dalamnya. Hal ini tidak sepenuhnya benar, lho. Bakteri clostridium botulinum ternyata sanggup bertahan hidup dalam kondisi dan juga suhu ekstrim.

Tempat ketujuh yang tidak pernah Anda duga bahwa di sini ditemukan banyak bakteri adalah ruangan pembersih yang dimiliki NASA. Wah, ternyata meskipun dinyatakan sebagai tempat yang paling bersih tidak menjamin bebas dari bakteri, ya, B’timers? (NO)



artikel kompilasi
related img
icon maps
BALI
GUIDE
related img
icon maps
BALI
GUIDE
related img
icon maps
BALI
GUIDE