Hati-Hati, Stres Bisa Jadi Salah Satu Faktor Pemicu Kanker | Breaktime
Hati-Hati, Stres Bisa Jadi Salah Satu Faktor Pemicu Kanker
05.10.2015

Berbicara masalah stres, mungkin B’timers pernah mengalami saat berobat ke rumah sakit dan dokter mengatakan, “Tidak apa-apa, hanya stres saja, perlu istirahat” dan sejenisnya, bukan? Walaupun terkadang diremehkan karena intinya hanya diperlukan istirahat dan ketenangan jiwa saja, akan tetapi ternyata stres juga mampu menjadi salah satu pemicu kanker, lho.

Mungkin B’timers akan beranggapan bahwa suatu hal yang mustahil bahwa stres dapat memicu kanker, akan tetapi menurut penelitian 3 pakar medis, yaitu Dr Ron Glaser, Ph.D, Dr Dean Ornish, M.D dan Dr Barry Spiegel, M.D, ternyata ada hubungan antara stres dengan kanker, walaupun tidak secara langsung.

Dr Ron Glaser menjelaskan bahwa seseorang yang sedang dalam tekanan maka tubuhnya akan sulit untuk memproduksi insulin yang dapat membunuh organisme jahat, sedangkan Dr Dean Ornish mempelajari efek dari stres terhadap tubuh dan Dr Barry Spiegel mengatakan bahwa orang yang mnederita kanker payudara akan dapat hidup lebih lama jika bersama dengan kelompok yang dapat mendukungnya.

Secara umum, ketika stres melanda, maka selain perubahan fisiologis, sisi psikologis manusia juga akan terganggu karena bagian otak yang mengontrol emosi akan terus menerus memompa hormon stres secara berlebihan. Ketika hormon tersebut terproduksi dalam jumlah yang banyak, maka sel-sel imun dalam tubuh akan berusaha menstabilkannya dan membuatnya kurang peka terhadap keberadaan bakteri atau virus yang masuk ke dalam tubuh.

Sel-sel tubuh yang abnormal dipercaya merupakan salah satu penyebab munculnya kanker
Sel-sel tubuh yang abnormal dipercaya merupakan salah satu penyebab munculnya kanker

Ketika sistem kekebalan tubuh sudah melemah, maka sel-sel yang telah terserang virus dan bakteri akan tumbuh secara abnormal dan menyerang jaringan sehat serta organ tubuh lainnya.

Walaupun sampai sekarang belum diketahui secara pasti apa penyebab kanker tersebut, namun dalam banyak kasus, muncul dan tumbuh berkembangnya sel kanker salah satunya dikarenakan berkembangnya sel-sel abnormal dalam tubuh.

Sayangnya, tidak banyak ahli medis lainnya yang setuju akan pernyataan bahwa stres dapat mengakibatkan kanker atau dikatakan sebagai pemicu kanker karena masih minimnya bukti akan hal tersebut.

Benar atau tidaknya memang masih menjadi pekerjaan rumah bagi para pakar medis sampai sekarang dan yang harus dilakukan oleh B’timers sekalian adalah mengupayakan agar dapat meminimalisir munculnya stres setiap hari karena seseorang yang hidup bahagia itu lebih sehat dibandingkan dengan orang yang selalu dirundung kesedihan dan tekanan.

Share This Article