Hati-Hati Ladies, Ini Bahaya Minum Kopi! | Breaktime
Hati-Hati Ladies, Ini Bahaya Minum Kopi!
02.12.2017

Respon wanita terhadap kafein berbeda dengan yang dirasakan oleh pria. Terutama saat kafein berinteraksi dengan hormon, siklus menstruasi, dan fungsi tubuh lainnya. Kafein juga bisa mempengaruhi sistem endokrin, ginjal, bahkan saraf. Namun, efek samping yang ditimbulkan oleh pria dan wanita hampir sama, seperti rasa gugup, tetap terjaga, pusing, mual, atau bahkan moody. Sayangnya, bagi wanita kafein yang terkandung dalam kopi lebih banyak memiliki efek negatif. Kafein bisa mempengaruhi wanita dalam berbagai tahap kehidupan mereka.

Bagi sebagian besar B’timers yang mengonsumsi banyak minuman berkafein, khususnya wanita, ada banyak efek negatif. Apalagi jika Anda mengonsumsinya secara berlebihan. Di tahun 1980an dan 1990an, sebuah penelitian menyatakan adanya korelasi antara konsumsi kafein dengan penyakit payudara fibrokistik. Namun di tahun 2010, National Cancer Institute dan American Medical Association’s Council on Scientific Affairs menyatakan bahwa tidak ada kaitannya antara kafein dengan penyakit payudara fibrokistik. Hanya saja memang mengurangi kafein bisa meredakan nyeri payudara fibrokistik.

Tak hanya menimbulkan efek pada payudara, terlalu banyak mengonsumsi kafein juga menimbulkan kebingungan hingga gejalan psikotik serius. Kafein juga bisa meningkatkan kecemasan dan mempengaruhi kepanikan pada wanita.

Sayangnya, ilmuwan tidak setuju tentang kafein yang memiliki dampak negatif pada kesehatan tulang wanita. Tetapi, American Journal of Clinical Nutrition dan Journal of the American College of Nutrition menerbitkan penelitian yang dilakukan pada tahun 1994 oleh Tuft’s University bahwa pengaruh kafein menyebabkan pengeroposan tulang jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan atau minuman yang mengandung kalsium. Ini juga terjadi jika kafein yang dikonsumsi juga mengandung kalsium yang tinggi. 

Hati-Hati Ladies, Ini Bahaya Minum Kopi! | Breaktime
Efek negatif kopi terhadap wanita

Keseimbangan adrenal juga akan terganggu jika terlalu banyak kafein yang dikonsumsi. Kelebihan kafein bisa menyebabkan perubahan pada tubuh yang akan menekan kelenjar adrenal dan mempengaruhi kemauan Anda untuk mempertahankan kadar hormon seks saat transisi wanita ke masa menopause. Hal ini juga membuat wanita jadi susah tidur nyenyak.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam edisi 2007 "Neurology" meneliti ribuan wanita yang mengonsumsi 3 atau lebih porsi kafein setiap hari dan menemukan bahwa kafein menyebabkan penurunan kognitif secara signifikan pada wanita. Kafein dari kopi dan teh memiliki efek yang sama terhadap penurunan kognitif wanita, namun lebih signifikan pada wanita paruh baya dibandingkan dengan wanita muda.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Tentang Trisomy 13 yang Merenggut Adam Fabumi

Nah, parahnya lagi jika kafein dikonsumsi saat Anda sedang hamil. Kelebihan konsumsi kafein pada masa kehamilan bisa meningkatkan risiko keguguran. Ini bukan hanya berlaku untuk kafein yang ada pada kopi saja, tetapi juga pada teh dan soda. Itu terbukti dari penelitian pada tahun 1996 – 1998 yang dilakukan oleh Dekun Li, MD, Ph.D dan timnya. Namun di tahun 2010, tinjauan literatur epidemiologi menemukan bukti bahwa tak ada hubungan sebab-akibat antara kafein dan hasil prenatal.

Yah, apapun itu tetap saja kafein memang tidak baik untuk kesehatan tubuh jika dikonsumsi terlalu banyak. Minuman yang paling baik adalah air mineral. Jadi, kurang-kurangi saja Ladies minum kopi, teh, dan sodanya. (vpd)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE