Gigitan Hewan Peliharaan Cara Penanggulangannya? | Breaktime
Hati-Hati Gigitan Hewan Peliharaan, Ketahui Penanggulangannya!
17.12.2015

Hidup dengan kucing atau anjing di rumah? Entah karena hobi, sebagai teman bermain atau untuk menjaga rumah ketika kita sedang bekerja, keberadaan satu peliharaan sudah menjadi tren masa kini.

Tapi hal itu bukan tanpa masalah. Sebuah penelitian menyatakan, setengah dari penduduk Amerika, paling tidak pernah mendapatkan gigitan sekali sepanjang hidupnya. Dan resiko tertinggi justru datang dari hewan peliharaan.

Ada sekitar 50 juta kasus gigitan yang dilakukan anjing peliharaan. Gigitan kucing tertinggi ke dua, namun memiliki resiko infeksi lebih tinggi dibanding anjing. Sementara gigitan anjing, meskipun beresiko infeksi lebih sedikit, akan meninggalkan luka koyakan karena bentuk taring dan tekanan rahangnya.

Gigitan yang menyebabkan luka terbuka akan menjadi sarana masuknya bakteri seperti rabies. Virus ini berasal dari air liur hewan masuk ke tubuh korban melalui luka gigitan. Jadi, sangat penting untuk segera memberi pertolongan pertama jika mengalami luka akibat gigitan hewan. Meskipun mungkin memiliki obat yang lengkap di rumah, Anda tetap disarankan untuk segera ke dokter untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut. 

Gigitan Hewan Peliharaan Cara Penanggulangannya? | Breaktime
Bawa hewan peliharaan Anda rutin ke dokter

Lakukan pertolongan pertama

Beberapa tanda luka Anda mengalami infeksi adalah kemerahan, bengkak, dan rasa sakit di sekitar luka. Ini yang perlu dilakukan jika mendapati anak atau seseorang mengalami luka akibat gigitan binatang peliharaan. Jika luka hanya mengeluarkan sedikit darah atau bahkan tidak berdarah sama sekali, kita bisa terhindar dari resiko rabies. Namun tetap lakukan tindakan, seperti:

  1. Cuci tangan dengan air bersih dan sabun, sebelum dan setelah memegang luka
  2. Basuh daerah sekitar luka gigitan dengan air yang mengalir dan gunakan sabun lembut.  Lalu keringkan dengan kain
  3. Berikan cairan antibiotik dan balut luka dengan perban atau kain
  4. Untuk mengurangi bengkak, kompres dengan air dingin di sekitar luka selama 10-15 menit
  5. Segera hubungi dokter untuk melakukan pengecekan apakah luka Anda beresiko infeksi. Jika anak Anda mendapatkan gigitan di kepala, selalu lakukan pengecekan berkala.

Punya hewan kesayangan memang menyenangkan, tapi tetap berhati-hatilah agar tak terkena gigitannya ya, B’timers! (no)

Share This Article