Hati-Hati, Diabetes saat Hamil Bahayakan Bayi | Breaktime
Hati-Hati, Diabetes saat Hamil Bahayakan Bayi
24.04.2015
“I may have diabetes, but diabetes does not have me.”

Menjaga tubuh agar selalu dalam kondisi sehat dan bugar terlebih ketika hamil adalah sebuah keharusan. Maka tak heran bila Anda harus benar-benar ekstra waspada terhadap sejumlah penyakit yang dapat berakibat buruk pada keselamatan janin yang ada dalam kandungan.

Nah, salah satu jenis penyakit yang patut diwaspadai untuk menyerang ibu hamil adalah diabetes. Berdasarkan sebuah penelitian di Inggris pada tahun 1996 hingga 2008 yang dimuat dalam jurnal Diabetologia, para ahli menemukan bahwa risiko kelainan cacat bawaan pada bayi seperti penyakit jantung bawaan dan spina bifida akan sangat tinggi pada ibu hamil yang menderita diabetes.

Bila selama ini B’timers hanya mengenal dua jenis diabetes yakni tipe 1 dan 2, pada kasus ibu hamil penyakit gula ini dikenal dengan sebutan gestational diabetes. Ini merupakan kondisi yang mana jumlah gula darah dalam tubuh ibu hamil melonjak sehingga mempengaruhi kehamilan serta kesehatan bayi yang dikandung.

Lakukan cek up rutin selama masa kehamilan dan atasi diabetes
Lakukan cek up rutin selama masa kehamilan dan atasi diabetes

Umumnya, gula darah penderita gestational diabetes akan kembali normal usai melahirkan. Sayangnya, penderita berisiko besar untuk terkena diabetes tipe 2 yang mana sel-sel tubuh mengalami kesulitan untuk menggunakan insulin.

Nah, bila tak ingin mengalami “mimpi buruk” yang membahayakan janin dalam kandungan serta kesehatan Anda usai melahirkan nanti, ada baiknya B’timers mencermati beberapa gejala gestational diabetes seperti:

  • Mengalami rasa haus yang berlebihan
  • Sering buang air kecil
  • Rasa lapar meningkat
  • Mengalami kelelahan berlebihan
  • Sering merasa mual
  • Penglihatan menjadi kabur

Adakah salah satu dari gejala gestational diabetes tersebut yang beberapa hari terakhir ini B’timers rasakan? Bila ya, segera lakukan medical check-up dan tes darah secara rutin selama kehamilan. Adanya tindak penanganan lebih dini akan bantu untuk mengurangi risiko diabetes pada janin dan kesehatan tubuh Anda.

Share This Article