Berkhayal Ternyata Punya Dampak Negatif! | Breaktime
Hati-Hati, Berkhayal Ternyata Punya Dampak Negatif!
19.02.2017

Setiap orang pasti pernah berkhayal. Bisa jadi anda pernah berkhayal dan berimajinasi akan hal-hal yang sedang tidak terjadi saat ini. Berkhayal merupakan kondisi dimana otak Anda memicu untuk memikirkan sebuah kejadian atau proses yang tidak berhubungan dengan keadaan sekitar Anda sekarang. Pada umumnya, berkhayal merupakan proses memutar-balikkan segala kemungkinan, sehingga muncul berbagai persepsi yang sama sekali tak berkaitan dengan apa yang B’timers alami saat ini.

Berkhayal sangat berbeda dengan bermimpi meskipun keduanya sering digunakan pada konteks yang sama. Jika B’timers pernah memikirkan memiliki kekuatan super, memiliki uang untuk belanja sana-sini, bahkan menghentikan waktu sementara, maka B’timers telah melakukan berkhayal. Sebagian besar berkhayal adalah memikirkan hal-hal yang tidak mungkin terjadi. Sementara bermimpi merupakan kondisi dimana Anda termenung dan memikirkan sesuatu yang berhubungan dengan masa depan.

Seperti yang disebutkan di awal, berkhayal adalah proses yang alami, dan dapat terjadi pada siapapun. Tak pelak, kondisi ini memiliki dampak tersendiri bagi kesehatan Anda. Beberapa riset dan studi telah dilakukan untuk mempelajari tentang berkhayal.

Berkhayal ternyata punya dampak positif yang tak terduga, lho. Menurut Profesor Psikologi Universitas Minesotta, Dr. Eric Klinger, berkhayal bermanfaat sebagai refleksi diri dengan memproses pengalaman yang telah Anda alami pada hari ini maupun beberapa waktu yang lalu sebagai bahan refleksi atau menilai diri sendiri. Lebih jauh penilaian diri akan bermanfaat untuk lebih memahami tentang sebuah masalah dan situasi secara dewasa, berpikiran terbuka, dan memperkuat rasa empati.

Berkhayal Ternyata Punya Dampak Negatif! | Breaktime
Berkhayal bisa merelaksasi tubuh

Dengan berkhayal B’timers dapat menggabungkan potongan-potongan informasi yang telah dialami sebelumnya dengan cara yang belum dipikirkan sebelumnya. Dengan proses inilah otak terlatih agar menjadi lebih kreatif karena otak rileks dalam memikirkan sesuatu. Biasanya, banyak orang menemukan ide, atau pemecahan masalahnya setelah berkhayal sejenak.

Dampak berkhayal bagi kesehatan lainnya adalah relaksasi. Rata-rata orang akan berkhayal selama sekitar 14 detik. Ketika berkhayal, otak akan mengistirahatkan sementara beberapa fungsi dari anggota tubuh Anda yang sebelumnya terforsir untuk bekerja keras. Oleh karena itulah, berkhayal juga bisa digunakan sebagai relaksasi.

Berkhayal ternyata juga dapat melatih daya ingat B’timers loh. Mungkin sebagian dari Anda mengalami ketika melupakan sesuatu dan ketika Anda tengah berdiam diri kemudian berkhayal tiba-tiba Anda mengingatnya kembali. Hal inilah yang dibuktikan oleh hasil riset Institut Ilmu otak dan Pengembangan Kognitif Manusia di Universitas Winconcsin.

Namun, ternyata berkhayal tidak hanya memiliki dampak positif, melainkan dampak negatif juga bisa didapatkan ketika berkhayal sudah tidak dalam porsi yang tepat. Berikut merupakan dampak berkhayal yang tidak sesuai dengan aturan.

Berkhayal Ternyata Punya Dampak Negatif! | Breaktime
Berkhayal bisa menyebabkan stress

Berkhayal membuat Anda melupakan apa yang Anda kerjakan sekarang. Ketika seseorang berkhayal mengenai masa lalu, maka ia cenderung akan melupakan apa yang sedang dilakukannya sekarang. Bahkan golongan yang lebih dewasa lebih cenderung akan melupakan apa yang sedang dilakukan sekarang dibanding golongan yang lebih muda.

Berkhayal juga bisa mematikan bagian otak lainnya. Sebagai sistem, otak memiliki cara kerja tersendiri untuk memproses informasi. Jika B’timers menginterupsi pemrosesan informasi tersebut dengan berkhayal, maka dipastikan otak akan mematikan sementara bagian otak yang lainnya. Bagian otak analitis dan empatis akan saling bertukar posisi ketika Anda sedang berkhayal.

Berkhayal merupakan kondisi dimana Anda memikirkan hal yang memiliki sedikit sekali kemungkinan untuk terjadi. Oleh karena itu, jika Anda lebih sering berkhayal, maka Anda akan mengalami frustasi, karena apa yang anda pikirkan sangat jauh dari realita. Itulah mengapa Anda harus berkhayal sesuai dengan porsinya.

Itulah dampak berkhayal untuk kesehatan Anda. Berkhayallah dalam porsi yang tepat, sehingga Anda tidak perlu mengalami dampak negatif dari berkhayal. (A)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE