Hal yang Akan Terjadi Jika Masih Suka Melakukan Hal ini. Mari Disimak! | Breaktime
Hal yang Akan Terjadi Jika Masih Suka Melakukan Hal ini. Mari Disimak!
27.02.2018

Di zaman sekarang ini, plastik selalu berperan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini membuat penggunaan bungkus atau kemasan plastik di masyarakat semakin meningkat. Mulai dari pembungkus makanan, tas kantung plastik, tempat makan dan minum, dan lain sebagainya. Namun, tahukah kamu bahwa membungkus makanan panas dengan plastik dapat berisiko bagi kesehatan? Berikut ulasannya.

Penting untuk kamu ketahui, penelitian yang diterbitkan dalam Environmental Health Perspectives, dijelaskan bahwa bahan kimia yang digunakan dalam plastik, seperti bisphenol A diglisidil eter (BADGE), benar-benar dapat menyebabkan sel-sel induk menjadi sel-sel lemak dan telah membuktikan bahwa semua bentuk plastik dapat melepaskan berbagai bahan kimiawi ketika mereka dipanaskan. Plastik dibuat dari minyak bumi dengan campuran berbagai bahan kimia. Salah satu momen di mana terjadinya migrasi/perpindahan bahan kimia tersebut ke makanan adalah saat plastik berkontak dengan benda bersuhu tinggi/dipanaskan.

Bahaya yang ditimbulkan ketika mengonsumsi makanan panas dalam plastik akan menyebabkan perubahan jaringan yang rentan terkena penyakit kanker, kemandulan, kerusakan genetik, kesalahan kromosom, keguguran, dan cacat lahir. Perlu kamu ketahui jika janin, bayi, dan anak-anak adalah kelompok umur yang paling berisiko terhadap efek buruk dari bahan kimia akibat penggunaan plastik yang berkontak dengan makanan panas. Pasalnya, hal ini berkaitan dengan proses tumbuh kembang yang memungkinkan bisa terganggu akibat paparan bahan-bahan kimia tersebut.

Ngeri ya? Yuk mulai peduli sama kesehatan kamu sekarang juga!

 


artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE