Gejala Tifus and How to Deal With It | BREAKTIME
Gejala Tifus and How to Deal With It
11.03.2015

B’timers, pernahkah Anda terserang penyakit satu ini? Ya, tifus merupakan penyakit yang diakibatkan oleh bakteri rickettsia dan ditularkan melalui gigitan antropoda seperti halnya nyamuk, kutu, atau tungau. Awalnya, hewan pembawa virus ini akan meninggalkan telurnya di dalam pembuluh darah. Setelah melalui masa inkubasi selama 10 hingga 20 hari, barulah virus tersebut bereaksi dan menimbulkan beberapa gejala yang mudah dikenali. 

Indikator utama terlihat saat terserang penyakit ini adalah tubuh mengalami demam tinggi hingga 39° C atau 40° C. Selain itu, B’timers juga akan merasa pusing, sakit perut, kehilangan nafsu makan, dan timbul nyeri di sekujur tubuh. Dalam beberapa kasus, penderita tifus juga melihat adanya bercak merah yang timbul di permukaan kulit. 

Nah, sebagai tindakan preventif agar B’timers tidak terserang penyakit tifus, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan: 

Konsumsi makanan sehat

Virus apapun tak akan mudah menyerang jika sistem kekebalan tubuh terjaga dengan baik. Untuk memiliki imunitas maksimal, perbanyaklah mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi. Jangan lupa memperbanyak asupan vitamin C karena zat ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh alami sehingga Anda lebih kebal dari berbagai penyakit jahat termasuk tifus.

Minum air madu

Di dalam madu terdapat bakteri baik seperti lactobacili dan bifidobacteria yang dapat menghambat pertumbuhan virus. Maka dari itu, minum segelas air madu setiap hari bisa membantu tubuh melawan berbagai virus penyebab penyakit termasuk juga rickettsia. Namun pastikan air yang Anda gunakan steril dan matang supaya tidak ada bakteri yang ikut masuk ke dalam tubuh. 

Jaga kebersihan diri dan makanan

Tampak sepele memang, namun menjaga kebersihan diri merupakan hal yang sangat penting untuk menghindarkan B’timers dari penyakit tifus. Selalu cuci tangan menggunakan sabun setiap kali selesai beraktivitas dan keringkan dengan handuk. Jangan lupa juga mencermati kebersihanan makanan yang disantap. Sebisa mungkin Anda mengolah sendiri berbagai bahan yang dikonsumsi sehingga bisa terhindar dari kontaminasi bakteri berbahaya.

Kalau Anda sudah pernah terserang tifus sebelumnya, maka berhati-hatilah. Sebab penyakit ini bisa kambuh ketika tubuh berada dalam kondisi yang tidak fit. Stay healthy, B’timers!

Share This Article