Gejala TBC; Batuk Berdarah Yang Mematikan | Breaktime
Gejala TBC; Batuk Berdarah Yang Mematikan
08.12.2016

B’Timers, tentu Anda paling tidak pernah mendengar istilah batuk berdarah, bukan? Penyakit yang lebih akrab disebut dengan TBC atau tuberkulosis ini disebabkan oleh bakteria melalui media udara dan menginfeksi saluran pernapasan, sehingga sama seperti penyakit flu penyakit ini tergolong sangat mudah untuk ditularkan dan dapat menular pada beberapa orang sekaligus, dan bagi penderita sendiri jika ia tidak dengan segera mendapatkan pertolongan yang dibutuhkan penyakit ini dapat berdampak sangat fatal. Dan oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengenal gejala-gejala TBC sehingga penderita TBC dapat menerima pengobatan yang dibutuhkannya dan agar memperkecil resiko penyakit tersebut mengenai orang lain.

Baca juga : DADA SAKIT SAAT BATUK, PERLU DIWASPADAI TIDAK?

Gejala TBC sendiri ternyata cukup beragam, bahkan beberapa pengidap TBC tidak menunjukkan gejala-gejala penyakit. Penderita TBC dengan kriteria disebut dengan penderita TBC laten. Dalam hal ini, bakteri TBC yang memasuki tubuh dapat dicegah dari berkembangbiak oleh sistem imun tubuh yang kuat. Bakteri tersebut kemudian menjadi non-aktif sehingga penderita tidak dapat menularkan bakteri tersebut kepada orang lain.

Akan tetapi  jika karena sesuatu hal orang tersebut mengalami penurunan sistem antibodi, maka bakteri yang tertidur tersebut pun akan menjadi aktif dan mulai berkembangbiak. Sehingga orang tersebut akan mulai mengalami gejala-gejala penyakit TBC, dan dalam fase ini ia dapat menularkan bakteri tersebut kepada orang lain. Sedangkan gejala-gejala dari penyakit TBC tersebut adalah sebagai berikut:

Gejala TBC; Batuk Berdarah Yang Mematikan | Breaktime
Batuk memang cukup mengganggu ya! B'timers
  • Timbulnya penyakit batuk yang cukup parah dan berlangsung selama 3 minggu atau bahkan lebih lama dari itu. Pada umumnya, bergantung dari sistem antibodi yang dimiliki oleh orang itu sendiri penyakit batuk flu akan berangsur-angsur menghilang dengan sendirinya dalam jangka waktu satu atau dua minggu. Akan tetapi, bagi penderita penyakit TBC penyakit batuk tersebut tidak berkurang sama sekali, dan bahkan tidak jarang Anda akan merasakan rasa sakit di dada dan mengalami batuk berdarah.
  • Selain gejala utama, beberapa gejala lain yang mengikuti antara lain penderita mengalami rasa lelah, kehilangan nafsu makan sehingga membuat berat badan turun, tubuh meriang, badan terkena demam dan berkeringat dingin saat malam hari.

Tuberkulosis dapat menyerang siapa saja, akan tetapi terdapat beberapa orang yang berada di dalam kategori yang lebih rawan terkena penyakit ini jika:

  • Anda berprofesi sebagai tenaga kesehatan yang sering berinteraksi dengan orang yang terkena penyakit tuberkulosis
  • Anda memiliki suatu kondisi kesehatan dimana sistem kekebalan tubuh sangat rendah, seperti jika Anda adalah penyandang penyakit HIV
  • Anda adalah orang yang suka bepergian dan baru-baru ini mengunjungi sebuah negara atau daerah dimana prosentase terjadinya penyakit tuberkulosis sangat tinggi, atau Anda berasal dan tinggal di negara yang memiliki jumlah penyandang TBC yang tinggi
  • Anda adalah pengguna obat-obatan terlarang, pengkonsumsi alkohol, dan perokok berat
  • Anak yang berusia di bawah 5 tahun juga sangat riskan terkena penyakit tuberkulosis karena sistem kekebalan tubuhnya belum terbentuk dengan sempurna
  • Anda merupakan penyandang tuberkulosis di masa lalu, namun Anda tidak mendapatkan perawatan yang maksimal sehingga besar kemungkinan bakteri tersebut tidak tereliminasi secara sempurna dari tubuh Anda.

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, penyandang penyakit tuberkulosis yang tidak segera mendapatkan perawatan yang tepat akan mengakibatkan penyakit tersebut berakibat fatal pada kesehatan Anda, karena bakteri tersebut dapat menginfeksi organ-organ tubuh yang lain melalui sistem peredaran darah Anda. Beberapa dari komplikasi akibat penyakit tuberkulosis adalah:

  • Nyeri pada sendi dan tulang belakang
  • Pembengkakan selaput otak
  • Masalah terhadap organ hati atau ginjal
  • Cardiac tamponade (pembengkakan jantung)

Demikianlah gejala tbc dan penyakit komplikasi yang mengikutinya. Solusi dari penyakit tuberkulosis ini adalah dengan mengkonsumsi beberapa jenis antibiotik dalam jangka waktu tertentu. Pemerintah lebih mengutamakan langkah pencegahan yaitu dengan mengadakan vaksin BCG (Bacillus Calmette-Guerin) yang pada umumnya diberikan pada bayi-bayi berusia di bawah tiga tahun, dan vaksin ini termasuk vaksin yang wajib diberikan saat imunisasi batita. (dkp)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE