Gejala Penyakit Jantung yang Sering Disepelekan | Breaktime
Gejala Penyakit Jantung yang Sering Disepelekan
05.09.2017

Penyakit jantung merupakan salah satu musuh utama dalam dunia medis yang telah merenggut hingga 7,6 juta nyawa setiap tahunnya. Meski demikian, terdapat banyak misteri yang masih menyelubungi gejala penyakit kronis yang satu ini. Gejala penyakit jantung tak hanya menyerang kalangan usia lanjut saja, tetapi juga anak muda dan usia paruh baya. Penyakit jantung yang menyerang kaum lansia tentunya bisa dimaklumi karena orang tua pada umumnya memang mengalami penurunan kondisi kesehatan, termasuk jantung. Lalu bagaimana dengan penderita sakit jantung yang relatif berusia muda?

Saking misteriusnya gejala penyakit jantung, sebanyak 325 ribu kasus penderita sakit jantung bahkan meninggal dunia sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit. Sebagian besar di antaranya bahkan tak memiliki riwayat penyakit jantung. Artinya, bisa jadi gejala penyakit jantung telah sering muncul sebelumnya namun cenderung diabaikan. Agar tak berujung fatal dan menimbulkan kematian mendadak, B’timers perlu mengetahui beberapa gejala penyakit jantung berikut ini  agar dapat mengenali gejalanya pada diri sendiri maupun orang terdekat Anda.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Kenali Lebih Dini Gejala Stroke Ringan

Gejala penyakit jantung yang paling umum terjadi ialah sensasi nyeri di dada. Uniknya, rasa nyeri semacam ini jarang timbul pada penderita wanita serta muncul seketika di tengah aktivitas maupun saat tengah bersantai. Tak seperti rasa nyeri pada umum, gejala penyakit jantung yang satu ini akan terasa berat seakan dada tengah ditusuk-tusuk atau ditekan dengan sangat kuat. Kondisi yang dapat berlangsung kurang dari 20 menit ini diakibatkan oleh penyumbatan arteri sehingga sirkulasi darah ke otot jantung pun terbatas. Segera periksakan diri ke dokter apabila Anda mendapati gejala nyeri seperti ini, terutama apabila B’timers merasa memiliki gaya hidup yang kurang sehat seperti sering mengkonsumsi makanan berkolesterol tinggi, merokok, minum alkohol, maupun kurang berolahraga.

Berbeda dengan nyeri yang lebih sering dialami pria, wanita penderita jantung biasanya mengalami gejala berupa mual dan muntah. Pada beberapa pasien, gangguan pencernaan seperti mual dan muntah dapat menjadi gejala awal penyakit jantung yang sayangnya sering disalahartikan sebagai penyakit maag. Daripada sekedar berasumsi, ada baiknya B’timers memeriksakan diri ke dokter, terutama ketika mual dan muntah tersebut diiringi dengan gejala penyakit jantung lainnya seperti nyeri di dada, sesak nafas, hingga berkeringat.

Gejala Penyakit Jantung yang Sering Disepelekan | Breaktime
Seringkali, terdapat perbedaan gejala penyakit jantung antara wanita dan pria
Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Merawat Kesehatan Kulit kala Cuaca Ekstrem

Gejala lain yang perlu diwaspadai sesudah timbulnya rasa nyeri di dada ialah apabila rasa sakit tersebut berlanjut dan menjalar ke tubuh bagian kiri termasuk lengan. Nyeri di lengan maupun anggota tubuh laiinya tersebut tentu bisa jadi merupakan sekedar nyeri otot semata. Menariknya, B’timers tak perlu kesulitan membedakan nyeri akibat sakit jantung dan nyeri otot biasa. Normalnya, nyeri otot biasa hanya akan berlangsung singkat selama beberapa detik. Sebaliknya, nyeri akibat sakit jantung dapat berlangsung selama beberapa menit hingga jam. Nyeri tersebut kemungkinan besar merupakan gejala sakit jantung apabila juga didahului oleh nyeri yang serupa di dada.

Sering mengalami pusing, merasa lemas, jantung berdebar kencang yang diiringi dengan sesak nafas? B’timers bisa jadi mengalami gejala lain dari penyakit jantung yang juga sering menimbulkan kerancuan. Gejala tersebut menunjukkan bahwa tekanan darah Anda tengah menurun karena jantung tidak bisa memompa darah ke seluruh tubuh sebagaimana mestinya. Jangan sepelekan gejala semacam ini apabila Anda tidak ingin fungsi jantung Anda semakin menurun hingga terkena serangan jantung mendadak yang mematikan.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Inilah Dia Daftar Makanan untuk Penyakit Jantung

Gejala penyakit jantung lainnya yang sering disepelekan ialah rasa sakit di tenggorokan dan sekitar rahang. Beberapa orang yang mengalami kematian mendadak akibat sakit jantung biasanya mengalami penurunan nafsu makan akibat kesulitan saat menelan selama beberapa hari sebelumnya. Gejala ini sering diremehkan karena dianggap tidak ada kaitannya dengan gejala penyakit jantung. Tak hanya sakit di tenggorokan, rahang penderita juga terasa nyeri yang bisa timbul setelah menarik nafas panjang. Berawal dari dada yang terasa nyeri, rasa sakit tersebut kemudian menjalar ke bahu, lengan, bahkan rahang dan tenggorokan.

Itu tadi beberapa gejala penyakit jantung yang cenderung diabaikan. Agar tak paranoid atau bahkan menyepelekan gejala penyakit jantung dini, segera periksakan diri ke dokter dan lakukan rekam jantung untuk memastikan keehatan jantung Anda ya, B’timers! (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE