Garuk Kulit Saat Haid Sebabkan Stretch Mark? Masa, Sih? | Breaktime
Garuk Kulit Saat Haid Sebabkan Stretch Mark? Masa, Sih?
08.10.2015

Ih, stretchmark! Siapa yang tidak risih dengan adanya garis guratan di sekitar lekuk tubuh B’timers? Jangan melihatnya, membicarakannya saja kadang sudah bikin ilfil, ya! Well, konon stretchmark ini disebabkan karena saat haid, B’timers menggaruk bagian tubuh tertentu yang memicu kemunculan guratan tersebut. Benarkah demikian?

Pihak American Academy of Dermatology membantah keyakinan ini dan hal yang sama juga diungkapkan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Fitria Amalia Umar, SpKK, Mkes. Menurutnya, stretch mark memang muncul pada saat pubertas, yakni ketika wanita haid mengalami perubahan hormonal.

Menggaruk stretch mark bikin guratan tersebut makin kentara
Menggaruk stretch mark bikin guratan tersebut makin kentara

Pertumbuhan masa pubertas ini memaksa kulit untuk meregang, namun bila kulit tidak cukup elastis, ama akan muncul garis tidak beraturan pada kulit. Pada gadis remaja, stretch mark lazim muncul pada bagian tubuh yang aktif berkembang seperti pinggul, pantat, dan paha. Sementara itu, pada kasus ibu hamil guratan ini bisa terjadi pada area ketiak, payudara, dan belakang lutut.

Jadi, kebiasaan menggaruk area-area tersebut sebenarnya lebih memperparah strecth mark, bukan penyebab utama kemunculannya. Oleh karena itu, ada baiknya ketika B’timers haid maupun hamil tidak menggaruk area sensitif tersebut. Sebab, robekan stretch mark akan menjadi lebih terlihat karena kulit telah mengalami  trauma  lokal.

It sounds a bit frightening, right? Namun, bukan berarti Anda tak bisa mengusir masalah stretch mark yang membandel pada kulit indah. Setidaknya ada dua jenis stretch mark, yakni stretch mark alba dan rubra. Stretch amrk alba memiliki warna putih dan biasanya bisa disamarkan, sedangkan rubra berwarna merah muda dan masih bisa dihilangkan dengan beberapa cara.

Salah satunya, rutinlah menjaga kelembaban kulit dengan mengonsumsi sayur dan buah yang kaya akan vitamin dan kadar air tinggi serta olahraga yang cukup. Kadar nutrisi yang cukup akan bantu untuk memperbaiki jaringan tubuh dari dalam dan olahraga juga sangat membantu untuk meningkatkan kelenturan tubuh lebih baik.

Share This Article