Fakta Cegukan yang Tak Banyak Diketahui Apa Itu? | Breaktime
Fakta Cegukan yang Tak Banyak Diketahui, Apa Itu?
05.05.2016

Cegukan. B’timers tentu pernah mengalaminya, bukan? Tak terduga datangnya, cegukan seringkali mengganggu dan membuat kita merasa tidak nyaman. Dada dan tenggorokan terasa sesak, lalu kita jadi mengeluarkan suara aneh yang khas saat cegukan. Hm, begitulah yang terasa saat kita mengalami cegukan. Lalu selain itu, apa saja ya, fakta cegukan yang tak banyak kita tahu selama ini?

  • Sebutan medis untuk cegukan adalah “singultus”.
  • Cegukan terjadi dalam dua proses. Yang pertama adalah kram otot yang membuat Anda menghirup terlalu banyak udara. Kedua adalah pernapasan jadi tersumbat dan ini yang membuat Anda mengalami cegukan.
  • Fakta cegukan unik lainnya adalah, cegukan juga sering dialami hampir semua jenis hewan mamalia.
  • Bayi yang baru lahir lebih sering mengalami cegukan daripada orang dewasa. Namun hal ini belum diketahui penyebabnya.
Fakta Cegukan yang Tak Banyak Diketahui Apa Itu? | Breaktime
Cegukan kadang bikin kita malu saat harus berinteraksi dengan orang lain
  • Teknologi ultrasound bahkan membuktikan bahwa bayi yang masih berada di dalam rahim sudah mengalami cegukan.
  • Hingga kini sejarah terjadinya cegukan belum diketahui secara pasti. Ada anggapan bahwa itu terjadi karena proses revolusioner manusia, sementara opini lain menyebutkan bahwa cegukan sebenarnya merupakan cara untuk mempersiapkan bayi dalam janin sebagai bentuk olahraga otot.
  • Karbondioksida dalam aliran darah adalah obat alami yang bisa atasi cegukan. Jadi, Anda bisa memanfaatkan air atau es batu dengan menelannya, menahan napas, lalu kembali bernapas melalui kantong kertas. Ini dapat melepaskan ion dalam darah yang memblokir sistem saraf dan membuatnya kembali rileks.

Nah, itulah fakta cegukan yang unik dan mungkin belum banyak kita tahu. Meski mengganggu, namun ada kok, cara menghilangkannya yang paling efektif seperti disebutkan Breaktime tadi. B’timers sendiri, bagaimana cara mengatasi cegukan yang biasa dilakukan? (md)

Share This Article