Deteksi Gejala Kanker dengan Hal-Hal Ini! | Breaktime
Deteksi Gejala Kanker dengan Hal-Hal Ini!
04.11.2016

Kanker kini semakin banyak menyerang seseorang tanpa memandang usia. Anak-anak pun juga sudah banyak yang terserang virus mematikan ini. Lalu, bagaimana cara mengurangi penderita kanker di dunia ini? Cara terbaik adalah dengan mendeteksi gejala kanker atau melakukan check up ke rumah sakit.

Mendeteksi gejala kanker adalah salah satu cara awal dalam mengurangi resiko atau angka penderita kanker di usia muda. Memang Anda mungkin hanya akan menebak-nebak dengan gejala yang ada. Namun, hal ini sangat membantu, lho B’timers.

Yuk, ketahui gejala kanker yang mungkin menyerang Anda atau orang-orang terdekat Anda demi kesehatan bersama.

Baca juga : TINGKATKAN KESADARAN RESIKO KANKER DI MASYARAKAT

Perubahan pada kulit

Hal ini terjadi pada kanker kulit. Ditandai dengan adanya perubahan ukuran, warna, dan bentuk tahi lalat atau permukaan kulit lain. Seperti pertumbuhan rambut yang berlebihan, warna kulit menjadi gelap, kulit dan mata jadi kekuningan, eriterma atau kulit menjadi kemerahan, gatal-gatal, dan memar tanpa sebab yang jelas.

Perubahan pada payudara

Kalau yang ini terjadi pada seseorang yang mengidap kanker payudara, baik wanita ataupun pria. Gejala yang umum adalah adanya benjolan di sekitar payudara. Gejala kanker lain antara lain puting yang melesak, kulit payudara berkerut kemerahan, dan adanya cairan yang keluar dari puting.

Perut kembung

Jika Anda merasakan perut kembung yang terus-menerus dan diiringi dengan pendarahan dari vagina dan berat badan yang menurun drastis itu berarti merupakan tanda kanker ovarium. 

Deteksi Gejala Kanker dengan Hal-Hal Ini! | Breaktime
Batuk tak kunjung sembuh bisa jadi gejala kanker!

Sakit saat menelan

Kanker tenggorokan atau kanker perut bisa ditandai dengan gejala rasa sakit saat menelan makanan, disertai dengan muntah dan berat badan yang menurun. Selain itu, Anda juga bisa mengalami batuk yang berlebihan. Suara juga akan berubah menjadi serak dalam jangka panjang.

Berat badan turun secara drastis

Penurunan berat badan sebanyak 4,5 kg dalam waktu singkat tanpa sebab yang jelas bisa Anda curigai. Gejala ini biasa terjadi pada penderita sebagai awal terserang kanker pankreas, kanker perut, dan kanker paru-paru.

Nyeri ulu hati

Nyeri ulu hati yang tak kunjung reda juga bisa menjadi gejala kanker. Biasanya pada penderita kanker ovarium, kanker tenggorokan, dan kanker perut.

Deteksi Gejala Kanker dengan Hal-Hal Ini! | Breaktime
Cara terbaik adalah dengan melakukan pemeriksaan medis

Perubahan pada mulut

Kanker mulut sering terjadi pada perokok dan ditandai dengan adanya bercak merah terang dalam mulut atau lidah. Bisa juga muncul bercak berwarna putih.

Demam berkepanjangan

Demam ternyata juga bisa menjadi gejala awal terserang kanker. Biasanya pada penderita leukimia atau kanker darah yang mengalami demam berkepanjangan tak kunjung sembuh. Namun, bisa juga demam ini terjadi karena dampak penanganan kanker pada sistem kekebalan tubuh.

Lelah secara terus-menerus

Selalu  merasa lelah meski sudah merasa cukup beristirahat bisa jadi gejala kanker. Tak hanya itu, hal ini disertai dengan darah pada tinja. Rasa lelah berkepanjangan disebabkan karena sel kanker sedang berkembang dalam tubuh.

Baca juga : 5 MITOS KANKER PAYUDARA, BENAR ATAU SALAH?

Batuk darah

Batuk yang tak kunjung sembuh hingga empat minggu juga patut diwaspadai. Terlebih jika ketika Anda batuk disertai dengan darah. Hal ini harus segera diperiksakan ke dokter, B’timers!

Gangguan buang air

Hasrat buang air kecil yang berlebihan atau hingga Anda mengompol bisa menjadi gejala-gejala kanker prostat. Selain itu, adanya darah dalam tinja menjadi gejala hemoroid atau kanker usus. Kencing darah juga menjadi gejala kanker ginjal yang menyerang tubuh.

Beberapa hal tersebut hanyalah gejala kanker awal yang bisa Anda deteksi. Selebihnya, Anda harus melakukan pemeriksaan medis untuk membuktikan sel kanker yang menyerang tubuh. Namun, untuk mencegahnya sebaiknya Anda lakukan pola hidup sehat mulai sekarang. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati? (vpd)



artikel kompilasi
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE
related img
icon maps
PAPUA
TRAVEL GUIDE