Cara Mencegah Diabetes Turunan lewat Hidup Sehat | Breaktime
Cara Mencegah Diabetes Turunan lewat Hidup Sehat
14.11.2017

14 November diperingati di seluruh dunia sebagai hari diabetes karena merupakan hari kelahiran Frederick Banting yang menemukan insulin diabetes pada tahun 1922 bersama Charles Best. Uniknya, semakin membaik kondisi perekonomian seseorang, semakin meningkat pula risiko untuk terkena diabetes. Banyak uang seringkali membuat Anda memiliki pola makan tak terkontrol. Demikian juga fasilitas hidup serba ada menyebabkan gerak tubuh serba terbatas sehingga fisik menjadi makin lemah dan rentan terkena berbagai penyakit akut. Suatu riset yang dilakukan di India menunjukkan bahwa jam kerja yang panjang mendukung gaya hidup tak sehat sehingga diabetes menjadi salah satu masalah kesehatan yang mengintai.

Sebagian besar penderita diabetes telah menyimpan bom waktu diabetes di dalam tubuhnya karena mengidap penyakit diabetes turunan. Penyakit diabetes pada dasarnya merupakan gangguan yang muncul pada organ pankreas sehingga kurang efektif dalam memproduksi hormon insulin. Hormon insulin tersebut nantinya dibutuhkan untuk mengolah karbohidrat menjadi glukosa sebelum disalurkan ke seluruh tubuh. Tingginya kadar gula darah pada penderita diabetes dapat disebabkan oleh pola hidup tak sehat maupun faktor keturunan. Sekilas, cara mencegah diabetes turunan nampak mustahil karena status orangtua yang mengidap diabetes seakan menentukan masa depan yang sama bagi buah hati.

Individu dengan riwayat orangtua yang memiliki penyakit diabetes berpotensi untuk mengalami penyakit yang sama di masa depan, mulai dari diabetes tipe 1 maupun tipe 2. Pola diabetes turunan tersebut bisa terjadi dari satu orangtua maupun keduanya sekaligus. Hingga kini, mekanisme penularan diabetes turunan masih terbilang sulit untuk ditentukan para peneliti medis. B’timers dapat memeriksakan kadar gula darah secara rutin maupun menjaga pola hidup sehat untuk memangkas faktor keturunan timbulnya penyakit diabetes dalam diri Anda. 

Cara Mencegah Diabetes Turunan lewat Hidup Sehat | Breaktime
Mengatur pola makan merupakan solusi mutlak untuk mengurangi risiko diabetes turunan

Salah satu faktor yang paling berpengaruh terhadap timbulnya gejala diabetes ialah kelebihan berat badan. Obesitas dapat meningkatkan risiko 20 hingga 40 kali lebih besar untuk mengalami diabetes. Lakukan upaya penurunan berat badan secara bertahap untuk mencapai berat abdan normal, caranya yakni dengan menerapkan gaya hidup sehat. Lakukan aktivitas olahraga rutin yang diiringi dengan asupan makan seimbang sebagai cara mencegah diabetes turunan. Penurunan berat badan sebanyak 7 hingga 10 % dipercaya dapat mengurangi risiko seseorang terkena diabetes meski dihantui oleh faktor keturunan sekalipun.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Sudah Tahu Pengertian Multiple Sclerosis?

Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat terbukti efektif dalam mencegah timbulnya penyakit diabetes turunan. Pertahankan pola hidup sehat seperti berhenti merokok, minum minuman keras, istirahat yang cukup, dan mengendalikan tingkat stress. Tak hanya makanan sarat gula dan karbohidrat simpleks, minuman manis yang mengandung glikemik tinggi juga dapat meningkatkan faktor risiko diabetes. Tak hanya diabetes, minuman bercitarasa manis juga mampu menyebabkan peradangan kronis, trigliserida tinggi, menurunnya kolesterol baik (HDL), hingga meningkatkan resistensi insulin.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Tips Mengatasi Sakit Pinggang Saat Hamil

Selain konsumsi gula, asupan lemak baik juga menjadi andalan untuk cara mencegah diabetes turunan, alih-alih mengkonsumsi lemak jahat. Lemak baik ialah lemak tak jenuh ganda yang ditemukan pada minyak nabati cair, kacang, dan biji-bijian yang terbukti dapat mencegah Anda dari diabetes. Lemak jahat, sebaliknya, dapat ditemukan dalam bentuk lemak trans pada margarin, fast food, hingga aneka gorengan justru dapat meningkatkan risiko terkena diabetes. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi daging merah dan daging olahan dapat meningkatkan risiko diabetes. Hal tersebut bisa jadi disebabkan karena kandungan zat besi tinggi dalam daging merah dapat mengurangi efektivitas insulin hingga merusak sel-sel yang memproduksi insulin.

Baca Juga Artikel :
Berita Terbaru
Kontroversi Pengobatan Multiple Sclerosis

Pada daging olahan, kandungan natrium dan nitrit yang tinggi sebagai pengawet bertanggung jawab memicu risiko diabetes turunan. B’timers bisa mengganti asupan protein dari daging dengan kacang, susu rendah lemak, ayam, atau ikan. Perubahan gaya hidup lainnya yang bisa Anda lakukan untuk mencegah timbulnya diabetes ialah dengan berhenti merekok dan minum alkohol. Semoga Anda senantiasa hidup sehat dan bebas diabetes ya! (dee)



artikel kompilasi
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE
related img
LIVE
YOUR LIFE