B’timers Masuk Golongan Mana Nih, Penggemar Susu Sapi atau Susu Kedelai? | Breaktime
B’timers Masuk Golongan Mana Nih, Penggemar Susu Sapi atau Susu Kedelai?
18.05.2015

B’timers, tahukah Anda kalau manusia diperkirakan sudah mengonsumsi susu sekitar tahun 9000-7000 SM? Di berbagai tempat atau negara, susu yang dikonsumsi biasanya berasal dari hewan, misalnya saja seperti penduduk Arab yang mengonsumsi susu onta atau di penduduk Afrika yang minum susu keledai. Namun, susu sapi memang jadi favorit dan paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. 

Namun di era modern seperti sekarang, bagi para penganut veganisme atau disebut juga dengan nama vegan, mengonsumsi susu sapi adalah salah satu hal yang mereka hindari. Para vegan akan memilih mengonsumi susu kedelai atau soya setiap harinya. Akan tetapi, benarkah susu kedelai atau juga masuk dalam kategori susu nabati lebih bagus dari susu sapi?

Susu kedelai memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan rendah lemak
Susu kedelai memiliki banyak manfaat bagi tubuh dan rendah lemak

Dalam 100 gram susu kedelai terdapat kandungan 3,3 gram protein, 25 mg kalsium, 1,8 gram lemak, 51 mg sodium, 118 mg potassium, 3IU vitamin A, 0,6 mg zat besi, 0,1 mg vitamin B-6 dan 25 mg magnesium. Sedangkan di dalam susu sapi dengan takaran yang sama, terdapat 1 gram lemak, 5 mg kolesterol, 44 mg sodium, 150 mg potassium, 3,4 gram protein, 47 IU vitamin A, 125 mg kalsium dan 11 mg magnesium.

Untuk urusan nutrisi, susu kedelai lebih unggul dibandingkan susu sapi. Bahkan dalam 1 gelas susu kedelai, mencakup 80 kalori di dalamnya. Tidak hanya itu saja, dibandingkan susu sapi, susu kedelai memiliki kandungan gula yang rendah. Sedangkan di dalam susu sapi hanya berisikan 30 kalori, memiliki kandungan gula dan kolesterol yang tinggi. Bahkan bagi orang-orang yang intoleran terhadap laktosa yang terdapat pada susu sapi, akan mengakibatkan perut sebah, mual, kembung dan sering buang air besar. Namun, disarankan pula untuk tidak memberikan susu soya ke para balita terlalu berlebih, karena kandungan oligosakarida di dalamnya akan sulit dicerna oleh anak-anak.

Bagi B’timers yang gemar berolahraga dan ingin membentuk tubuh menjadi indah, susu kedelai lebih disarankan karena kedelai memiliki kandungan air dan minyak yang sangat cocok digunakan sebagai suplemen alami dan dapat membantu pengembangan, perbaikan dan pemeliharaan jaringan tubuh, otot dan organ. Kandungan seratnya yang cukup tinggi juga dapat menekan munculnya rasa lapar sehingga dapat memangkas hadirnya lemak di beberapa bagian tubuh. 

Susu sapi memiliki kandungan kalsium yang lebih berkualitas dibandingkan kandungan kalsium dalam susu kedelai
Susu sapi memiliki kandungan kalsium yang lebih berkualitas dibandingkan kandungan kalsium dalam susu kedelai

Namun untuk balita yang masih dalam taraf perkembangan, susu sapi direkomendasikan karena jumlah dan kualitas kalsium di dalamnya sangat baik untuk pertumbuhan tulang serta gigi. Selain itu, vitamin D di dalamnya juga berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit pada anak-anak.

Intinya, susu sapi dan susu kedelai sama sehatnya, tergantung dengan kebutuhan dan selera B’timers!

Share This Article