B’timers, Cek Kesehatan Organ Intim dari Warna Cairan Vagina | Breaktime
B’timers, Cek Kesehatan Organ Intim dari Warna Cairan Vagina
18.09.2015

Setiap wanita yang telah melalui masa puber akan mengalami siklus haid dan keputihan. Jika cairan haid berwarna merah dan merupakan peluruhan dinding rahim, cairan keputihan bisa berwarna bening, kuning, hijau, bahkan cokelat. Nah, warna-warna ini ternyata berupa sinyal yang dapat menentukan kesehatan organ intim Anda:

Bening atau putih

Cairan berwarna putih atau bening merupakan cairan normal yang dikeluarkan vagina. Cairan ini merupakan sekresi dari leher rahim dan vagina, sel kulit mati vagina, dan beberapa bakteri yang menjaga stabilitas kelembapan vagina.

Jika keluarnya tidak disertai bau busuk ataupun gatal serta jumlahnya normal, ini menandakan bahwa organ kewanitaan Anda dalam keadaan sehat dan tak ada yang perlu dicemaskan. Cairan keputihan ini biasanya meningkat ketika terjadi ovulasi, terangsang secara seksual, dan selama kehamilan. Ini merupakan hal wajar mengingat adanya peningkatak hormone estrogen dalam tubuh.

Kuning

Jika cairan vagina berwarna kuning, kemungkinan besar terjadi infeksi pada organ intim Anda. Warna kuning ini disebabkan oleh meningkatnya sel darah putih yang dikeluarkan sebagai reaksi kekebalan tubuh untuk melawan infeksi yang terjadi.

Biasanya cairan berwarna kuning ini disertai dengan bau amis hingga busuk, menyebabkan kemerahan, bengkak dan gatal pada vagina. Tapi jika Anda melihat warna kuning di celana dalam, namun tak mengalami gejala tersebut, kemungkinan itu adalah cairan vagina normal yang mengering.

Jangan tunda untuk konsultasi ke dokter
Jangan tunda untuk konsultasi ke dokter

Hijau

Keputihan yang berwarna hijau merupakan tanda adanya infeksi kronis. Keputihan jenis ini merupakan lanjutan dari keputihan berwarna kuning yang tidak segera di atasi dan menyebabkan infeksi semakin parah.

Warna kehijauannya mirip nanah karena asalnya yang juga mirip, matinya sel darah putih yang melawan bakteri penyebab infeksi. Keputihan hijau merupakan tanda dari penyakit kutil vagina, gororea, klamidia trikomoniasis dan skelrosis yang telah parah.

Cokelat

Cairan vagina berwarna coklat merupakan pengaruh dari hemoglobin yang terdapat dalam darah. Sebenarnya warnanya merah seperti darah, namun, karena terjadi perubahan kimia tertentu, warnanya berubah menjadi coklat.

Keputihan jenis ini merupakan tanda pengeluaran darah yang terdapat pada sistem reproduksi Anda. Biasanya terjadi karena keguguran, aborsi, pemasangan implan kanker serviks atau endometrium, radang panggul, penyakit menular seksual dan kutil kelamin.

Meskipun warna keputihan atau cairan vagina dapat membarikan sinyal adanya ketidak beresan pada organ intim Anda, cara terbaik untuk mengetahuinya adalah dengan mendatangi dokter. Dan pastikan untuk selalu menjaga kebersihan vagina ya, B’timers!

Share This Article